Showing posts with label education. Show all posts
Showing posts with label education. Show all posts

Sunday, August 30, 2026

Prestasi Tak Harus Berkemenangan | Nicholas Patrick Wiranata in Worldclass Masterclass

PRESTASI TAK HARUS BERKEMENANGAN
Nicholas Patrick Wiranata, LRSM in Worldclass Masterclass

with Prof. Piotr Paleczny

Nama Nicholas Patrick Wiranata, boleh jadi tidak setenar George Harliono. Namun bukan berarti Nicholas Patrick Wiranata hanya berdiam. Dalam senyap, seorang Nicholas Patrick Wiranata mengukir prestasi bagi bangsa dan negaranya. Ia beberapa kali menjuarai Kompetisi Piano Internasional. Tak tanggung-tanggung, diundang oleh Worldclass Organizer untuk mengikuti international masterclass di Polandia dan bahkan menjuarai Kompetisi Piano di Wina Austria yang adalah “markas besar” Musik Klasik.


with Marc Laforêt

 

Pada 16-23 Agustus 2026, Nicholas diundang oleh The Fryderyk Chopin Institute di Radziejowice, Polandia untuk mengikuti The 13th International Masterclass Course for Young Pianists. Undangan ini hanya diberikan secara periodik pada 34 Pianis muda dari seluruh dunia dan melalui seleksi seketat seleksi Pasukan Komando. Narodowy Instytut Fryderyka Chopina (Fryderyk Chopin Institute/NIFC) adalah lembaga kebudayaan pemerintah Polandia yang didirikan pada tahun 2001 berdasarkan undang-undang Parlemen Polandia. Lembaga yang berbasis di Warsawa ini didedikasikan sepenuhnya untuk meneliti, melindungi, mendokumentasikan, dan mempromosikan warisan hidup komposer legendaris Fryderyk Chopin. Jadi dengan diundang, seorang Nicholas Patrick Wiranata, LRSM sudah mempertautkan silaturahmi budaya antara Indonesia dan Polandia.

Wednesday, August 26, 2026

PERILAKU TOXIC DI THREADS (Part 2) | by: Jelia Megawati Heru

“PERILAKU TOXIC DI THREADS”
(Part Two)
By: Jelia Megawati Heru



APLIKASI THREADS
Threads adalah aplikasi perpesanan baru yang terkait erat dengan Instagram. Untuk dapat menggunakannya secara maksimal, Anda harus sudah memiliki akun Instagram. Tanpa akun Instagram, Anda dapat membaca unggahan pengguna lain, tetapi Anda tidak dapat mengunggah, berkomentar, atau berinteraksi dengan mereka sendiri. Fungsi Threads sangat mirip dengan platform X (sebelumnya Twitter). 

Threads memungkinkan Anda untuk berbagi pesan singkat yang dapat diperluas menjadi percakapan yang lebih panjang. Gambar, video, dan tautan juga dapat diintegrasikan ke dalam unggahan. Teks informasi di aplikasi Threads untuk penggunaan tanpa akun. Konten di Threads juga dapat dibaca tanpa akun. Namun, jika Anda ingin mengunggah, berkomentar, dan menyukai, Anda memerlukan profil Anda sendiri. Teks informasi di aplikasi Threads untuk profil pribadi dan publik. 

Threads menawarkan banyak kategori yang memungkinkan saat melaporkan konten. Usia minimum Threads menetapkan usia minimum 13 tahun dalam ketentuan penggunaan platform. Di Google Play Store, Threads dirilis mulai usia 12 tahun. Threads juga tersedia di Apple App Store mulai usia 12 tahun. Tautan dengan Instagram Untuk menggunakan Threads sepenuhnya, diperlukan akun Instagram. Tidak mungkin hanya membuat akun Threads. Oleh karena itu, orang tua harus ingat bahwa anak mereka kemungkinan besar akan menggunakan kedua platform tersebut. 

Friday, July 3, 2026

PERILAKU TOXIC DI THREADS (Part 1) | by: Jelia Megawati Heru | July 2026

“PERILAKU TOXIC DI THREADS”
By: Jelia Megawati Heru
July 2026


Belakangan ini marak guru piano yang curhat tentang muridnya yang ajaib, tuntutan dan cita-cita orang tua yang setinggi harapan mertua, membanding-bandingkan guru, saling menjatukan, kompetisi tidak sehat, dan buka-bukaan soal tarif mengajar di aplikasi Threads. Begitu juga dengan keluh kesah para orang tua dan netizen yang toxic, mulai dari komplain anaknya tidak bisa juara 1 di kompetisi piano, menyalahkan gurunya kebanyakan ngomong di kelas yang bernada kebencian, memaki-maki, menghina dengan kata-kata nggak masuk nurul dan nggak punya akhlak. Apa itu etika? Nggak pernah denger. Di Threads mereka bebas merdeka ngata-ngatain orang tanpa filter. Makin dibaca komen-komennya, makin toxicJadi piye iki? Kenapa hal ini bisa terjadi dan bagaimana kita menyikapinya?

 

Banyak orang menganggap media sosial sebagai tempat santai dan bebas dari konsekuensi, tetapi hukum dan institusi semakin melihat tindakan online sebagai tindakan nyata. Sebuah komentar yang ditulis dalam beberapa detik dapat membawa konsekuensi hukum, finansial, maupun pribadi dalam jangka panjang. Ada pasal hukum dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) yang dapat digunakan untuk menjerat tindakan pencemaran nama baik, penghinaan, dan cyberbullying di media sosial seperti Threads, Instagram, X, TikTok, atau platform lainnya, yang dapat dikenakan pidana, ancaman hukuman penjara, dan denda ratusan juta rupiah. Be smart dan kenali aturan mainnya!

 

APA ITU THREADS?

Threads adalah platform medsos berbasis percakapan teks yang dirancang untuk interaksi cepat dan opini publik yang dibuat oleh Meta, perusahaan yang juga memiliki Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Threads diluncurkan pada tahun 2023 sebagai platform untuk berbagi opini, berdiskusi, membuat update singkat, dan berinteraksi lewat postingan teks. Banyak orang menganggap Threads sebagai pesaing X (Twitter) karena tampilannya dan cara penggunaannya mirip. Biasanya Threads digunakan oleh para konten kreator, publik figur, brand, mahasiswa, komunitas online, pengguna yang menyukai diskusi atau topik yang lagi trending.

Monday, June 1, 2026

Mind, Body & Soul | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, June 2026

“MIND, BODY & SOUL”
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, June 2026


Mempelajari musik itu bukan hanya sekedar tang ting tung atau dar der dor. Dalam belajar musik, kita perlu memahami pentingnya melatih tiga hal secara holistik, yaitu: musical MIND (understanding), musical BODY(technique), dan musical SOUL (musicianship) secara seimbang. Ketiga elemen ini akan memberikan kita fondasi untuk berlatih, wawasan yang luas untuk mendorong pembelajaran yang menyeluruh dan “mendalam”, serta filosofi pendidikan yang solid. Tiga elemen ini berkaitan dengan sifat intrinsik dan identitas inti kita, dan semuanya sama pentingnya untuk pengembangan diri seorang musisi.

 

Bisa nggak kita hanya belajar piano dari otodidak tanpa guru dan meniru video YouTube saja? Yaaaa…. Walaupun tidak ada yang melarang, untuk mencapai kemajuan yang signifikan sebagai performer, kita tidak hanya bisa mengandalkan hal itu saja. Pembelajaran semacam itu memiliki keterbatasan. Itu kan mesin, bahkan AI yang canggih saja belum bisa mengajar sebaik guru di kelas piano offline, karena variabelnya terlalu banyak dan kompleks. Yang belajar dengan guru profesional offline saja sulit, apalagi kalau sendiri secara online? Pemahaman yang lebih mendalam tentang konteks dan musik yang dipelajari dari seorang guru profesional tentunya akan dapat menginspirasi, menambah relevansi, dan kualitas proses belajar mengajar yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Saturday, May 2, 2026

Trend Ujian Piano: Apakah Memotivasi Murid? | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, May 2026

TREND UJIAN PIANO:
“APAKAH MEMOTIVASI MURID?”
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, May 2026


 

TREND UJIAN PIANO

Bagi banyak orang, belajar piano hampir identik dengan 'mengikuti ujian piano', sebuah ritual yang sudah mengakar, dan merupakan tolok ukur yang digunakan guru, siswa, dan orang tua untuk merencanakan dan menetapkan target, menentukan isi pelajaran, memilih repertoar, dan mengevaluasi kemajuan. 

 

Kualifikasi ‘amatir’ ujian piano ini memiliki dampak yang sangat besar pada kualitas pendidikan piano. Dengan perubahan signifikan pada silabus ujian piano yang baru dalam beberapa tahun terakhir, wajar jika orang tua dan guru sangat tertarik. Namun di sisi lain, orang tua seringkali tampak bingung mengapa ujian piano sekarang telah banyak berubah, dan ekspektasi saat ini tampaknya jauh lebih rendah daripada 'dulu'. 



Mereka bertanya-tanya apakah ujian piano ini masih menawarkan tolok ukur yang andal dan bermakna? Musisi dari negara-negara lain yang merasa ujian piano ini kurang penting mengamati dengan agak bingung oleh obsesi khas Inggris ini. Bagi mereka ini hanya gimmick dan trik dagang saja. Banyak pertanyaan muncul: Apakah ujian ini bermanfaat atau ini hanya merupakan jebakan batman saja? Lalu kenapa orang berbondong-bondong ikut ujian piano ini?

 

Apakah persiapan ujian piano benar-benar bisa memotivasi siswa? Apakah silabus piano bisa menawarkan pendekatan yang menyeluruh dan terstruktur? Apakah standar menurun karena konten yang lebih mudah? Apakah kualifikasi profesional kita yang ditempuh lewat jalur universitas masih dihormati dan memiliki nilai?

Wednesday, April 1, 2026

Kiat Menghadapi Gaslighting & Orang Tua NPD | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, April 2026

KIAT MENGHADAPI 
GASLIGHTING & ORANG TUA NPD
by: Jelia Megawati Heru
Staccato, April 2026


Dibesarkan oleh orang tua narsis dapat menyebabkan tantangan seumur hidup, termasuk rendahnya harga diri, kesulitan menetapkan batasan, dan kesulitan mengatasi kecemasan atau depresi di masa dewasa. Pola asuh orang tua narsis cenderung memiliki kendali penuh atas anaknya dan tidak peduli seberapa besar dampak negatif yang mungkin ditimbulkan. Orang tua yang narsistik cenderung terlalu kritis, mengontrol, dan manipulatif secara emosional, seringkali memprioritaskan kebutuhan mereka sendiri di atas kesejahteraan anak-anak mereka. Orang tua narsis akan terus menerus melihat diri mereka sebagai otoritas terakhir dan selalu benar tanpa mendengarkan anaknya (baca: toxic parenting). 


CARA MENGELOLA HUBUNGAN DENGAN ORANG TUA NPD 

Sadari Apa yang Sedang Terjadi

Ingatkan diri Anda, bahwa Anda sedang berurusan dengan seorang narsistik. Anda perlu menyadari bahwa ini bukanlah perilaku yang normal. Bagian menyadari ini sangat penting, karena Anda berada dalam jeratan tentakel sang narsisis. Ini bukan kesalahan Anda! Anda tidak akan pernah menang melawan seorang narsisis. Sulit untuk mengubah perilaku orang tua NPD atau membuat mereka benar-benar memahami perasaan Anda. Mengingatkan diri sendiri bahwa Anda mungkin tidak akan pernah menang dapat mencegah frustrasi dan kekecewaan. 

 

Thursday, March 12, 2026

Panen Prestasi Jelia's Piano Studio | Liputan Graduation Piano Recital

“PANEN PRESTASI 
JELIA’S PIANO STUDIO”
Liputan Graduation Piano Recital


Pembelajaran Musik Piano, dalam esensinya bukanlah sekedar kursus keterampilan. Lebih dari itu, pembelajaran Musik Piano adalah sebuah PERSONAL ENRICHMENT atau pengayaan pribadi. Oleh sebab itu, pembelajaran Musik Piano adalah skala berproses. Dengan demikian, pembelajaran Musik Piano adalan PENDIDIKAN. Hasil akhirnya tentu bukan pianis-pianis unggul ala beruang sirkus, melainkan pribadi-pribadi anak bangsa yang berbudaya dan berakhlak baik karena kehalusan karsa melalui musik.



Itulah prestasi yang selama napak tilasnya dalam kurun lebih dari satu dasawarsa berhasil diraih oleh JELIA’S PIANO STUDIO dengan Direksi Ibu Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu. Pada 8 Maret 2026, Jelia’s Piano Studio menggelar Konser yang merupakan PANEN PRESTASI. Konser tersebut sebetulnya adalah Graduation Concert, sebuah konser kelulusan. 


Kenneth Joavel Prawira, ARSM


Ada enam siswa yang sudah menamatkan Grade 8 ABRSM (Associated Board of the Royal Schools of Music)dan RSL Awards dengan hasil rata-rata DISTINCTION. Siswa tsb adalah Claire Jane Tumbuan-Kwok, Kenneth Nathaniel Tjan, Audrey Natalie Utama, Florencia Erin Tajuni, Clarisse Elaine Huang, dan Ken Ananta HuangSatu orang siswa meraih gelar ARSM Diploma (Associate of the Royal Schools of Music) for Music Performance in Piano dari ABRSM, yaitu Kenneth Joavel Prawira dan satu orang, dalam usianya yang masih sangat belia meraih gelar LRSM (Licenciate of the Royal Schools of Musicfor Music Performance in Piano dari ABRSM, yakni Nicholas Patrick Wiranata. Sungguh sebuah panen prestasi yang patut dibanggakan.

Monday, March 2, 2026

EFEK ORANG TUA NARSIS (NPD) | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, March 2026

EFEK ORANG TUA NARSIS (NPD)
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, March 2026

 

Konfrontasi langsung dengan orang tua narsis atau narcissistic personality disorder (NPD) akan menyebabkan pertempuran yang berkelanjutan. Menunjukkan perilaku negatif atau yang tidak diinginkan akan menantang dunia sempurna yang mereka ciptakan, dapat mengakibatkan perang emosional. 

 

Orang tua NPD memakai dua topeng. Perilakunya di depan umum dan di rumah berbeda. Walau mereka terlihat arogan, menawan, dan percaya diri, sebetulnya mereka adalah orang yang paling insecure, haus validasi, selalu mencari perhatian, dan mendambakan kekaguman dan pujian dari orang lain.



Di rumah, sifat asli mereka terungkap. Disinilah mereka sering menyalahgunakan anak-anak mereka secara emosional dan mental. Mereka harus menjadi penguasa yang mengendalikan anak-anak mereka. Jika anak mengancam ego mereka – anak berhasil mandiri tanpa bantuan mereka atau justru gagal memenuhi harapan mereka — mereka akan menghukum anak tsb. 

Saturday, February 14, 2026

KEMILAU DI AWAL WARSA | Gelar LRSM bagi Nicholas Patrick Wiranata | Staccato, March 2026

“KEMILAU DI AWAL WARSA”
(Gelar LRSM bagi Nicholas Patrick Wiranata)
Staccato, March 2026


Bagi pembaca Staccato, nama Nicholas Patrick Wiranata, tentu sudah tidak asing. Nick berkali-kali mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang Kompetisi Piano Internasional. Beberapa kali melakukan debut konser internasional dengan sukses dalam ajang Chopin Avenue  di Polandia dan 1st Prize for category 13-15 y.o Piano Solo dalam Final round & Final Top Winner Recital of Wien International Young Musicians Music Competition (W-IYMMC) pada Juli 2025 di Wina, Austria. Profil nya pun beberapa kali ditampilkan majalah Staccato, tentu sebagai inspirasi bagi para siswa piano di tanah air.


 

Pada akhir tahun 2023, seorang Nicholas Patrick Wiranata berhasil meraih gelar Associate of the Royal Schools of Music (ARSM) for Music Performance in Piano dengan predikat Distinction. Pada awal tahun 2026, Nicholas berhasil meraih gelar Licenciate of the Royal Schools of Music (LRSM) for Music Performance in Piano dari Associated Board of The Royal Schools of Music (ABRSM), London, Inggris. LRSM merupakan sebuah gelar akademik yang bergengsi di dunia musik. Sebuah kualifikasi diploma musik tingkat tinggi (Level 6) dari ABRSM yang setara dengan studi pascasarjana (Bachelor), dimana musisi ditantang untuk menunjukkan keahlian teknis dan musikalitas yang tinggi dalam bidang musik pertunjukan atau pengajaran musik.

Sunday, February 1, 2026

ORANG TUA NARSIS (NPD) | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, February 2026

ORANG TUA NARSIS (NPD)
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, February 2026


Orangtua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap bagaimana cara anak melihat diri sendiri, melihat orang lain, dan menafsirkan dunia. Karakter atau sifat anak ditentukan dari bagaimana ia dilahirkan dan dibesarkan oleh orangtua. Sangat disayangkan justru banyak orang tua yang tidak sadar bahwa dirinya menerapkan pola asuh yang toxicToxic parenting adalah penerapan pola asuh orangtua yang mengacu pada perilaku yang tidak baik dan berdampak buruk bagi diri sendiri, dan orang lain (anak), baik secara mental maupun fisik.

 

NARSISTIK

Salah satu pola pengasuhan toxic adalah narcissistic personality disorder (NPD). Orang tua dengan gangguan kepribadian narsistik ditandai dengan sikapnya yang lebih mementingkan diri sendiri menganggap bahwa ia adalah center of the universe

 

Gangguan ini dinamai berdasarkan tokoh mitologi Yunani, Narcissus, yang jatuh cinta pada bayangannya sendiri. Pemuda tampan itu secara tak sengaja bertemu dengan bayangannya sendiri di genangan air, yang memicu obsesi tragis terhadap dirinya sendiri yang berujung pada kematiannya yang prematur. Menurut Sigmund Freud, narsisisme adalah tahap normal dalam perkembangan anak, tetapi dianggap sebagai gangguan ketika terjadi setelah pubertas.


Echo and Narcissus (1903) by John William Waterhouse.


Adanya trauma di masa kecil akibat pola pengasuhan yang buruk diduga menjadi pemicu orang tua mengembangkan perilaku yang toxic. Orang tua toxic masih membawa luka lamanya, sehingga memiliki pola asuh toxic parenting dan memperlakukan anak dengan buruk, sama seperti yang dialaminya dulu.

 

Orang tua yang narsistik cenderung terlalu kritis, mengontrol, dan manipulatif secara emosional, seringkali memprioritaskan kebutuhan mereka sendiri di atas kesejahteraan anak-anak mereka. Mereka takut kehilangan kendali dan menggunakan cara mempermalukan atau menghina anak-anak mereka untuk mempertahankan dominasi. 

Monday, December 1, 2025

SENI MENGKRITIK | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, December 2025

SENI MENGKRITIK
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, December 2025

 

“Advice is like the snow. The softer it falls, 

the longer it dwells upon and the deeper it sinks into the mind”

Samuel Taylor Coleridge

 

GURU PIANO SEBAGAI “TEMAN KRITIS”

Hanya karena seseorang adalah pianis yang hebat, bukan berarti ia akan menjadi guru yang hebat. Pianis yang paling terkenal belum tentu bisa mengajari orang lain bermain piano. Sementara beberapa guru piano yang hebat mungkin sama sekali tidak terkenal. Don’t judge a book by its cover, ujar George Eliott, artinya jangan menilai seseorang dari penampilannya, karena yang terlihat di luar belum tentu mencerminkan kualitas sebenernya.

 

Salah satu peran guru piano adalah membantu siswanya meningkatkan kemampuan bermain piano mereka. Mendengarkan siswa bermain, mengidentifikasi letak problem, dan memberikan saran perbaikan tentu bukan satu-satunya tugas guru piano, tetapi hal ini akan menjadi ciri utamanya. Caranya? Memberikan advis lewat kritik yang membangun dan bukan mengomel. Tidak seorangpun guru yang ingin menjadi "polisi" yang ditakuti! Dalam artikel ini, akan ada tips cara memberikan kritik yang bermanfaat, mendorong kemajuan positif, dan pembelajaran yang antusias.

Saturday, November 1, 2025

Guru Piano Terbaik di Dunia | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, November 2025

GURU PIANO TERBAIK DI DUNIA
by: Jelia Megawati Heru
Staccato, November 2025


Di balik pianis yang hebat, ada guru yang hebat. Mendapatkan pendidikan piano yang baik dan benar dengan guru piano yang tepat dapat menghemat waktu dalam menguasai teknik bermain yang baik, serta menumbuhkan kecintaan pada musik. 

 

Semua orang tua pasti menginginkan guru piano yang terbaik untuk anaknya. Jadi apa yang harus dilakukan para parents dalam mencari guru yang terbaik? Apakah berlomba-lomba mencari pianis dengan gelar terbaik, resume prestasi terpanjang, atau studio paling mewah? 

 

Sayangnya menemukan guru piano yang baik selalu menjadi tantangan tersendiri. Terutama ketika kita masih pemula dan tidak tahu sebenarnya apa yang dicari. Siswa atau orang tua siswa (apabila anak masih terlalu kecil) harus mempertimbangkan apa yang mereka inginkan dari kelas musik sebelum mencari guru piano. Apakah untuk mengikuti ujian, memenangkan kompetisi internasional, atau hanya sekedar hobi? Pada akhirnya, menemukan guru piano yang baik adalah tentang mengenal diri kita sendiri. Semakin spesifik Anda dapat memahami kebutuhan Anda, semakin cepat Anda menemukan guru piano versi ideal Anda.

Wednesday, October 1, 2025

Motivasi Bermain Piano Bagi Adult Beginner | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, October 2025

MOTIVASI BERMAIN PIANO
BAGI ADULT BEGINNER
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, October 2025


BELAJAR PIANO SEBAGAI ORANG DEWASA
Piano itu merupakan salah satu instrumen musik yang sulit dikuasai. Berkomitmen untuk berlatih piano itu sulit, karena membutuhkan kedisiplinan, komitmen, dan waktu yang panjang. Anda tidak pernah "selesai" belajar piano! Selalu ada keterampilan baru untuk dikuasai, lagu baru untuk dipelajari. Ini bisa menyenangkan sekaligus melelahkan. 

Memulai belajar piano sebagai orang dewasa merupakan tantangan tersendiri, kadang bisa menjadi lebih sulit. Orang dewasa bisa menjadi sangat frustrasi karena pembelajaran secara kognitif tidak tertanam dalam otot mereka seperti halnya pada anak-anak. Anda TAHU di kepala Anda apa yang seharusnya dilakukan tangan Anda, tetapi Anda tidak bisa melakukannya!

Tetapi faktor usia bisa menjadi keuntungan bagi Anda sebagai orang dewasa. Mengapa? Sebagai orang dewasa, Anda memahami apa arti disiplin dan kerja keras untuk mencapai target. Sedangkan anak kecil masih buta tentang hal ini. 

MOTIVASI INTRINSIK VS EKSTRINSIK
Motivasi intrinsik adalah motivasi yang datang dari dalam diri sendiri, misalnya: "Saya ingin berlatih piano karena saya ingin memainkan suatu karya.” Sedangkan motivasi ekstrinsik berasal dari luar diri sendiri. Misalnya: "Saya harus berlatih piano karena disuruh mama.” Secara umum, motivasi intrinsik lebih efektif untuk jangka panjang. Jika Anda secara intrinsik menikmati belajar bermain piano, Anda akan terus melakukannya apa pun faktor eksternalnya.

Sunday, August 31, 2025

JALAN PANJANG JEJAK AKSARA | Penghargaan Sebagai Penulis Staccato Selama 13 Tahun

“JALAN PANJANG JEJAK AKSARA”
PENGHARGAAN SEBAGAI PENULIS STACCATO SELAMA 13 TAHUN



Suatu hari, dalam keheningan pengasingan, Tan Malaka, pemikir dan sastrawan terkemuka, pengarang buku MADILOG menulis: “Kalau tidak ada pena, aku akan pakai arang. Kalau tidak ada kertas, aku akan menulis di dinding. Tapi aku akan terus menulis.”

 

Apa yang di nas kan oleh Tan Malaka seakan menjadi Credo bagi seorang penulis, apapun bidang yang akan menjadi obyek tulisannya. Menulis adalah mempertahankan keberadaan diri secara positif dengan membagikan buah pikir pada semesta. Hasil akhirnya tidak penting, lebih utama adalah keberadaan kita sebagai manusia yang ada, berpikir, dan menyatakan pikirannya. Itulah salah satu semburat inspirasi yang mendasari saya, Jelia Megawati Heru dan Michael Gunadi Widjaja, untuk menulis.

Friday, August 1, 2025

MIKROKOSMOS: "Dunia Kecil Béla Bartók" | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, August 2025

MIKROKOSMOS:
“Dunia Kecil Béla Bartók”
by: Jelia Megawati Heru
Staccato, August 2025


Béla Bartók (1881–1945) adalah seorang komposer, pianis, dan etnomusikolog asal Hungaria. Ia merupakan salah satu musisi terpenting dan berpengaruh di abad ke-20. Salah satu kontribusinya adalah memadukan Musik Klasik Barat (seperti fuga dan sonata) dengan tradisi Musik Rakyat (Folksong) Eropa Timur yang sarat akan ritme yang kompleks dan perkusif, yang penuh petualangan dalam harmoni (dissonant, modes, bitonal, atonal, whole tone scale) dan time signature yang asimetris. Musiknya sangat menantang, tetapi juga sangat ekspresif dan fisik. Ia mengubah cara pandang musisi dalam mendekati teknik dan warna.

 

Bartók merupakan inovator ritme, harmoni, dan bentuk. Ia banyak memperkenalkan banyak inovasi radikal, a.l. ritme polimeter dan tidak teratur (misalnya, ritme Tari Bulgaria seperti 4+2+3), penggunaan disonansi dan akor tanpa mengabaikan tonalitas – sambil tetap memadupadankan struktur formal seperti bentuk lengkung (ABCBA). Musiknya terdengar modern bahkan hingga saat ini, namun berakar kuat pada ritme manusia yang mirip tarian.

 

JEMBATAN ANTARA TRADISI DAN MODERNISME

Bartók adalah salah satu komposer pertama yang mendokumentasikan dan melestarikan musik tradisional secara ilmiah. Ia merekam ribuan lagu daerah menggunakan fonograf awal, lalu menyalin dan menganalisisnya. 



Bartók memadukan musik rakyat dengan teknik klasik kontemporer. Bersama Zoltán Kodály, Bartók mengumpulkan dan menyalin ribuan lagu daerah dari Hungaria, Bulgaria, Rumania, Slowakia, dan berbagai wilayah Eropa Timur lainnya. Ia adalah pelopor dalam bidang etnomusikologi dan membantu melestarikan serta melegitimasi tradisi daerah. 

Sunday, June 1, 2025

"Memelihara Kesehatan Mental Musisi": Mengelola Medsos & Teknologi Bagi Praktisi Musik | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, June 2025

“MEMELIHARA 
KESEHATAN MENTAL MUSISI”
MENGELOLA MEDSOS & TEKNOLOGI BAGI PRAKTISI MUSIK
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, June 2025


BATASAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI

Mengadopsi teknologi, lebih banyak tidak selalu lebih baik. Teknologi dan medsos harus dapat disesuaikan dengan batasan yang dibuat manusia—untuk melayani tujuan manusiawi. Penggunaan medsos yang tidak sehat dan toxic menyebabkan banyak konsekuensi negatif, termasuk degradasi lingkungan, isolasi, eksploitasi manusia seperti pornografi anak, addicted, digital burn outcyberbullying dari para haters yang bisa memicu perilaku ekstrem seperti bunuh diri, dan cybercrime.



Medsos yang buruk pada dasarnya bersifat KOMERSIL dan PALSU. Media ini terputus dari kebutuhan manusia yang sebenarnya dan terputus secara sosial. Media ini merusak individu, komunitas, dan tempat. Media ini menipu. Media ini mengancam akses yang bebas dan terbuka. Sebagai contoh dalam pendidikan musik, posting penampilan "terbaik" dalam 10 detik tidak menunjukkan semua usaha berlatih sehari-hari yang dilakukan dalam persiapan untuk tampil di depan publik. Faktanya, tidak ada hasil yang instan dan bisa saja postingan tsb diedit. Jadi be smart dan jangan tertipu! 

 

Contoh lain medsos yang buruk menciptakan kebutuhan palsu akan produk konsumen yang tanpanya sebagian besar orang dapat hidup dengan baik, yang secara langsung merusak lingkungan, seperti pemborosan dalam pembuatan dan pembuangan gadget. Pilihan yang paling berkelanjutan secara ekologis mungkin adalah tidak menggunakan gadget. Namun pilihan ini sangat tidak mungkin bagi banyak orang, terutama di kota besar.

Friday, May 2, 2025

EFEK NEGATIF MEDSOS BAGI MUSISI - by: Jelia Megawati Heru | Staccato, May 2025

EFEK NEGATIF MEDSOS
BAGI MUSISI
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, May 2025


Miliaran orang terhubung di seluruh dunia melalui berbagai platform media sosial, dari Snapchat hingga Instagram, hingga TikTok. Berbagai platform media sosial telah menjadi cara yang mudah bagi seseorang untuk memperluas jangkauan dan mengembangkan "merek" pribadi mereka, baik mereka adalah seorang individu, artis, influencer, CEO, dan musisi. 



PERSONAL BRANDING

Penggunaan media sosial oleh artis individu - dan khususnya, musisi klasik membentuk "budaya musik klasik." Meskipun niat awalnya mungkin untuk terhubung dan membangun network, musisi sekarang sering menggunakan media sosial sebagai cara untuk mempromosikan diri mereka (personal branding) tanpa malu-malu dengan berbagai humor dan gaya yang mereka pamerkan setiap saat, mengikuti trending, dan FOMO (Fear of Missing Out). Hal ini sayangnya tidak selalu “sehat”. 

 

Mengembangkan merek untuk diri sendiri berarti menempatkan beban di atas kehidupan yang sudah penuh tekanan bagi seorang musisi, baik di dalam maupun di luar ruang latihan. Sementara platform medsos ini dirancang untuk “menjebak” penggunanya dalam siklus tanpa akhir dari doom scrolling, menonton iklan, dan promosi merek. Jadi, sementara perusahaan-perusahaan besar ini memprioritaskan keuntungan mereka, musisi dan kita semua, sejujurnya - harus berusaha untuk memprioritaskan keaslian dan kelangsungan seni yang sustainable untuk jangka panjang daripada engangement yang viral namun hanya bertahan sebentar.

Tuesday, April 1, 2025

Cara Menikmati Latihan Piano | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, April 2025

CARA MENIKMATI LATIHAN PIANO
by: Jelia Megawati Heru
Staccato, April 2025


Berlatih piano seringkali merupakan momok dan terasa seperti sebuah hukuman bagi para pianis profesional yang paling berdedikasi sekalipun. Lantas, bagaimana cara menikmati latihan? Ini saatnya mengevaluasi kebiasaan berlatih kita dan merencanakan latihan yang lebih efisien dan fokus untuk mencapai tujuan akhir bermusik Anda. Resolusi Anda bukanlah berlatih lebih banyak, tetapi bagaimana memiliki repertoar yang banyak dalam waktu yang singkat dan memperoleh kenikmatan dari bermusik.


1. TEMUKAN MOTIVASI ANDA
Motivasi membuat Anda bangkit dari sofa dan tetap bermain piano. Coba ingat-ingat dan gali apa alasan Anda memainkan piano? Terkadang hanya butuh satu hal yang sederhana. Kenangan atau memori masa kecil. Sebuah iklan atau lagu soundtrack di TV atau sebuah foto konser/resital pertama dengan orang tua, bahkan mungkin lagu River Flows in You. Identifikasikanlah beberapa tujuan jangka pendek dan jangka panjang! Dengarkan karya atau pemain yang menginspirasi Anda untuk bermain piano di YouTube
 
Latihan tidak hanya terjadi di ruang latihan, ini adalah penyempurnaan mental dan juga latihan fisik, jadi carilah inspirasi dari dunia luar, ini mungkin hanya memberi Anda dorongan yang Anda butuhkan. Motivasi yang kuat membuat Anda kuat menjalani hal-hal yang berat sekalipun. Tanpa motivasi dan tujuan, semuanya akan terasa membosankan dan sia-sia.

Saturday, March 1, 2025

Menempa Hasrat Mengukir Prestasi | Liputan Rockstar Awards 2025 | Staccato, March 2025

“MENEMPA HASRAT MENGUKIR PRESTASI”
Liputan Rockstar Awards 2025


JELIA’S PIANO STUDIO seperti tak habis-habisnya mengukir prestasi. Kali ini kembali untuk ke-5 kalinya berturut-turut meraih penghargaan ROCKSTAR AWARDS untuk sesi ujian 2024. Penghargaan tersebut diberikan berkenaan dengan banyaknya Medali Rockstar Awards yang diraih siswa-siswi Jelia’s Piano Studio. 


Rockstar Awards adalah penghargaan tahunan yang diberikan RSL AWARDS (Rockschool Limited), sebuah lembaga sertifikasi musik Internasional yang berpusat di LondonInggris dan menjadi salah satu lembaga sertifikasi musik paling representatif di seluruh dunia. Rockstar Awards yang berupa medali, hanya diberikan pada siswa yang meraih nilai terbaik atau Super Distinction. Inaugurasinya dilakukan secara live pada Minggu, 23 Maret 2025 di Mantra, PIK 2 dan secara virtual pada Minggu, 9 Maret 2025.
 

Tuesday, October 1, 2024

METODE PIANO ALA RUSIA | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, October 2024

METODE PIANO ALA RUSIA
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, October 2024


TRADISI BUDAYA MUSIK PIANO RUSIA

Sistem Pendidikan piano modern di seluruh dunia dipengaruhi oleh tradisi sekolah piano Rusia. Pada akhir abad ke-19 Rusia menjadi pusat kebudayaan musik, yang didorong oleh tingginya popularitas piano, munculnya aliran komposisi ala Rusia, pianis, dan guru piano yang kuat. Rusia mengundang guru-guru terhebat untuk bekerja di dua konservatori pertama di Rusia, yaitu St. Petersburg Conservatory pada tahun 1862 (didirikan oleh Anton Rubinstein), dan Moscow Conservatory pada tahun 1866 (didirikan oleh Nikolai Rubinstein).

 

Tradisi budaya musik Rusia dikembangkan dari refleksi filosofis, pengetahuan, dan empati yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Ciri-ciri utama gaya bermain piano Rusia mencakup pendekatan yang sangat spiritual terhadap seni dan sangat ekspresif, disertai dengan interpretasi yang cermat dan kemampuan teknis yang tinggi.



Namun sejak awal abad ke-20, pendidikan musik di Rusia, yang sangat dipengaruhi oleh pemerintah yang meyakini bahwa sistem pendidikan musik dapat 'memperkuat massa secara nasionalis dan politis'. Oleh karena itu Pusat Sekolah Musik didirikan pada tahun 1935. Sistem Pendidikan mempunyai hirarki yang dapat dikategorikan menjadi empat tingkatan unik: Sekolah Musik Anak, Sekolah Musik, Sekolah Musik Khusus, dan Konservatorium. Setiap tingkatan memiliki fungsi yang berbeda dan kurikulum masing-masing.