Nama Nicholas Patrick Wiranata, boleh jadi tidak setenar George Harliono. Namun bukan berarti Nicholas Patrick Wiranata hanya berdiam. Dalam senyap, seorang Nicholas Patrick Wiranata mengukir prestasi bagi bangsa dan negaranya. Ia beberapa kali menjuarai Kompetisi Piano Internasional. Tak tanggung-tanggung, diundang oleh Worldclass Organizer untuk mengikuti international masterclass di Polandia dan bahkan menjuarai Kompetisi Piano di Wina Austria yang adalah “markas besar” Musik Klasik.
Pada 16-23 Agustus 2026, Nicholas diundang oleh The Fryderyk Chopin Institute di Radziejowice, Polandia untuk mengikuti The 13th International Masterclass Course for Young Pianists. Undangan ini hanya diberikan secara periodik pada 34 Pianis muda dari seluruh dunia dan melalui seleksi seketat seleksi Pasukan Komando. Narodowy Instytut Fryderyka Chopina (Fryderyk Chopin Institute/NIFC) adalah lembaga kebudayaan pemerintah Polandia yang didirikan pada tahun 2001 berdasarkan undang-undang Parlemen Polandia. Lembaga yang berbasis di Warsawa ini didedikasikan sepenuhnya untuk meneliti, melindungi, mendokumentasikan, dan mempromosikan warisan hidup komposer legendaris Fryderyk Chopin. Jadi dengan diundang, seorang Nicholas Patrick Wiranata, LRSM sudah mempertautkan silaturahmi budaya antara Indonesia dan Polandia.



.png)






