Tuesday, February 3, 2026

Rockstar Award 2026 for Jelia's Piano Studio | Best Piano Studio of the Year!

“MENGAWALI TAHUN 
DENGAN KILAU KEGEMILANGAN”
ROCKSTAR AWARD 2026 UNTUK JELIA’S PIANO STUDIO


Pada zaman modern ini, dalam semua ranah dibutuhkan PERSONAL BRANDING. Tentu bukan branding yang lebay, tipu tipu, atau fake hoax. Melainkan branding yang didasarkan pada kemampuan untuk berprestasi secara nyata. Sebagai sebuah lembaga serifikasi Internasional, RSL AWARDS atau Rockschool menyadari sepenuhnya akan hal tersebut. Untuk itulah, setiap tahun RSL Awards selalu memberi penghargaan dan penghormatan pada lulusan Grade Examination dari studio maupun sekolah musik yang berpretasi. 



Penghargaan tersebut adalah THE ANNUAL ROCKSTAR AWARD. Dan untuk periode result examination2025 ini, JELIA’S PIANO STUDIO dengan Direksi Ibu Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu untuk ke-6 kalinya menerima Rockstar Award sebagai THE BEST PRIVATE PIANO STUDIO. Tentu ini bukan pencapaian yang main-main. Beruntun selama enam kali mendapat Award adalah sebuah bukti konsistensi, passion, dedikasidan perjuangan total tanpa lelah dari seorang Jelia Megawati Heru dalam pendidikan musik Piano di Indonesia. Prestasi ini sungguh luar biasa. 



Country Representative RSL Awards untuk Indonesia, Bapak Andy Marino Jobs sampai berdecak kagum. Karena bahkan di Inggris sendiri, belum pernah ada institusi yang menerima Award dari RSL secara beruntun seperti Jelia’s Piano Studio.

Liputan RSL New Piano Syllabus 2025 Workshop | at Deheng House, 31st January 2026

RSL NEW PIANO SYLLABUS 2025
RSL PIANO WORKSHOP 2026


RSL AWARDS atau lebih dikenal sebagai ROCKSCHOOL, adalah sebuah lembaga sertifikasi musik internasional yang semenjak pandemi COVID-19 menjadi the top leading examination body di dunia untuk sertifikasi bidang musik. Sebagai sebuah leading institution, RSL Awards senantiasa melakukan penyegaran dan pembaharuan dalam silabus nya.


 

Pada tahun 2025 ini RSL Awards meluncurkan satu sillabus piano yang berlaku sejak 2025 hingga 2029. Banyak keistimewaan dalam sillabus baru ini dan untuk itulah, RSL AWARDS INDONESIA mengundang pakar terkemuka dalam pendidikan musik di tanah air, yakni Ibu Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu untuk membedah tuntas silabus baru tersebut.


Andy Jobs - Jelia Megawati Heru - Mike Stylianou


Acara bedah sillabus piano yang baru diadakan pada Sabtu, 31 Januari 2026 di Deheng House, Kemang, Jakarta. Berlangsung lebih dari dua jam secara online dan offline. Nampak antusiasme peserta yang mengikuti secara online begitu besar. Dari seluruh Indonesia bahkan beberapa peserta dari Semarang, Jawa Tengah dan Jambi rela jauh-jauh datang dan hadir di Jakarta.

Sunday, February 1, 2026

ORANG TUA NARSIS (NPD) | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, February 2026

ORANG TUA NARSIS (NPD)
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, February 2026


Orangtua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap bagaimana cara anak melihat diri sendiri, melihat orang lain, dan menafsirkan dunia. Karakter atau sifat anak ditentukan dari bagaimana ia dilahirkan dan dibesarkan oleh orangtua. Sangat disayangkan justru banyak orang tua yang tidak sadar bahwa dirinya menerapkan pola asuh yang toxicToxic parenting adalah penerapan pola asuh orangtua yang mengacu pada perilaku yang tidak baik dan berdampak buruk bagi diri sendiri, dan orang lain (anak), baik secara mental maupun fisik.

 

NARSISTIK

Salah satu pola pengasuhan toxic adalah narcissistic personality disorder (NPD). Orang tua dengan gangguan kepribadian narsistik ditandai dengan sikapnya yang lebih mementingkan diri sendiri menganggap bahwa ia adalah center of the universe

 

Gangguan ini dinamai berdasarkan tokoh mitologi Yunani, Narcissus, yang jatuh cinta pada bayangannya sendiri. Pemuda tampan itu secara tak sengaja bertemu dengan bayangannya sendiri di genangan air, yang memicu obsesi tragis terhadap dirinya sendiri yang berujung pada kematiannya yang prematur. Menurut Sigmund Freud, narsisisme adalah tahap normal dalam perkembangan anak, tetapi dianggap sebagai gangguan ketika terjadi setelah pubertas.


Echo and Narcissus (1903) by John William Waterhouse.


Adanya trauma di masa kecil akibat pola pengasuhan yang buruk diduga menjadi pemicu orang tua mengembangkan perilaku yang toxic. Orang tua toxic masih membawa luka lamanya, sehingga memiliki pola asuh toxic parenting dan memperlakukan anak dengan buruk, sama seperti yang dialaminya dulu.

 

Orang tua yang narsistik cenderung terlalu kritis, mengontrol, dan manipulatif secara emosional, seringkali memprioritaskan kebutuhan mereka sendiri di atas kesejahteraan anak-anak mereka. Mereka takut kehilangan kendali dan menggunakan cara mempermalukan atau menghina anak-anak mereka untuk mempertahankan dominasi. 

Thursday, January 1, 2026

Kontroversi Chopin Piano Competition | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, January 2025

KONTROVERSI 
CHOPIN PIANO COMPETITION
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, January 2025


Kompetisi merupakan topik kontroversial dalam dunia Musik Klasik. Komposer asal Hungaria Béla Bartók mengatakan bahwa kompetisi ditujukan untuk kuda, bukan musisi. Pianis virtuoso asal Rusia, Vladimir Horowitz juga menentang kompetisi piano, alasannya keputusan juri lebih sering didasarkan pada persaingan profesional daripada bakat peserta.

 

Karier yang gemilang tidak selalu dijamin oleh kemenangan kompetisi. Banyak pemenang Chopin telah tenggelam dalam ketidakjelasan, dan beberapa nama besar di piano klasik tidak pernah memenangkan kejuaraan apapun. Salah satunya adalah Yuja Wang.

 

Mereka yang mendukung adanya kompetisi piano berpendapat, bahwa kompetisi penting untuk menemukan bakat baru dan memulai karier internasional. Tetapi ada pihak yang menentang dan berargumen bahwa kompetisi tersebut justru menghambat musikalitas dengan berfokus pada kesempurnaan teknis, dan lebih mengutamakan kesesuaian daripada orisinalitas. 



OLIMPIADE PIANO

Kompetisi Piano Internasional Fryderyk Chopin ke-19, yang diselenggarakan oleh Fryderyk Chopin Institute Polandia, berlangsung dari 2 hingga 23 Oktober 2025. Diadakan setiap lima tahun di sekitar hari peringatan kematian Chopin, kompetisi ini adalah salah satu acara musik tertua dan paling bergengsi dari jenisnya di dunia. Pemenang yang mencakup legenda seperti Maurizio Pollini (1960), Krystian Zimerman (1975), dan Martha Argerich (1965), Seong-Jin Cho (2015), Yundi Li (2000), Yuliana Avdeeva (2010), dan ketua juri tahun ini, Garrick Ohlsson (1970).

 

Tidak seperti kompetisi lainnya, kontestan dalam Kompetisi Chopin hanya memainkan karya dari satu komposer. Tiket untuk acara tersebut, yang mulai dijual satu tahun lalu, terjual habis dalam hitungan menit. Berkat siaran langsung, audiens yang lebih besar dapat menyaksikan dari jarak jauh untuk melihat para kontestan bergulat dengan beberapa musik paling sulit dalam repertoar piano.

Monday, December 1, 2025

SENI MENGKRITIK | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, December 2025

SENI MENGKRITIK
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, December 2025

 

“Advice is like the snow. The softer it falls, 

the longer it dwells upon and the deeper it sinks into the mind”

Samuel Taylor Coleridge

 

GURU PIANO SEBAGAI “TEMAN KRITIS”

Hanya karena seseorang adalah pianis yang hebat, bukan berarti ia akan menjadi guru yang hebat. Pianis yang paling terkenal belum tentu bisa mengajari orang lain bermain piano. Sementara beberapa guru piano yang hebat mungkin sama sekali tidak terkenal. Don’t judge a book by its cover, ujar George Eliott, artinya jangan menilai seseorang dari penampilannya, karena yang terlihat di luar belum tentu mencerminkan kualitas sebenernya.

 

Salah satu peran guru piano adalah membantu siswanya meningkatkan kemampuan bermain piano mereka. Mendengarkan siswa bermain, mengidentifikasi letak problem, dan memberikan saran perbaikan tentu bukan satu-satunya tugas guru piano, tetapi hal ini akan menjadi ciri utamanya. Caranya? Memberikan advis lewat kritik yang membangun dan bukan mengomel. Tidak seorangpun guru yang ingin menjadi "polisi" yang ditakuti! Dalam artikel ini, akan ada tips cara memberikan kritik yang bermanfaat, mendorong kemajuan positif, dan pembelajaran yang antusias.

Monday, November 10, 2025

MUSIK TAK SEKEDAR OLAH BUNYI - Wawancara Khusus Kontributor Majalah Staccato | Staccato, November 2025

MUSIK TAK SEKEDAR OLAH BUNYI
(wawancara khusus dengan dua Kontributor Majalah Staccato)
Staccato, November 2025


Sebagian terbesar manusia menganggap bahwa musik adalah seni olah bunyi. Ya tentu anggapan tersebut sangat benar dan sudah tertanam berabad-abad sebagai sebuah batasan tentang musik. Namun sebetulnya, musik memiliki sisi dan bahkan semburat yang sekedar olah bunyi. Momentum musik layak dicatat dan didokumentasi. Teorema musik perlu dijabarkan dengan tulisan. Pemahaman filosofis tentang musik perlu dibingkai artikel. Untuk hal-hal semacam itulah MAJALAH STACCATO ada. Dan tentu peran besar tersebut tak lepas dari para kontributor handal. Mereka adalah para penulis hebat, berdedikasi, tak kenal Lelah, mencurahkan buah pikir lewat pena. Berada bersama STACCATO lebih dari satu dasawarsa. Mereka adalah ibu JELIA MEGAWATI HERU,M.Mus.Edu (JMH) dan Bapak MICHAEL GUNADI WIDJAJA (MGW).

 

Staccato mewawancarai kedua beliau. Untuk menggali serpihan mutiara yang mungkin semburatnya baru anda kenal. Siapa tahu ada yang akan menginspirasi atau menambah wawasan anda semua tentang musik yang tak sekedar olah bunyi.

 

1. Sejak kapan Mas Mike dan Ibu Jelia mulai menulis, dan apa yg mendorong anda untuk menulis?

JMH: Saat kuliah musik di Jerman, seorang Professor saya berpesan agar saya tak hanya berpiano, tak hanya mengajar, namun juga menulis, karena menulis itu adalah satu bentuk ketrampilan abstraksi materi. Orang yang mahir menulis tentu ia mahir menyampaikan gagasannya, dan ini sangat berguna bagi bidang pekerjaan saya sebagai Music Educator. Itu yang mendorong saya menulis dan sesampainya di Indonesia saya mulai menulis di Kompasiana, Citizen Journalistic dari harian KOMPAS. Saya bikin blog pribadi Jelia’sMusic Playground. Kemudian menulis sudah 3 buku tentang musik: Hitam Putih Piano, Pianolicious, dan Pengetahuan Dasar Musik Teori,  dan ya tentu saja di Majalah Staccato.

 

MGW: Sejak SMP dan SMA saya menjadi pemimpin redaksi majalah sekolah. Oh ya, majalah sekolah saya bukan lembar stensilan ya, tapi dicetak professional dan memiliki ijin terbit dari Departemen Penerangan, Direktorat Sosial Budaya, ini zaman Pak Harto ya. Setelah lulus SMA, saya menjadi penulis lepas di koran-koran terutama tentang ulasan Politik. Zaman ORBA lho. Salah tulis kepala hilang hahahaha. Beberapa kali juga menulis tentang seni dan kebudayaan. Bagi saya menulis itu menantang. Bagaimana menyuguhi orang Indonesia yang tidak gemar baca, dengan pengetahuan, informasi dan buah pikiran yang memaksa mereka untuk mau membaca?

Saturday, November 1, 2025

Guru Piano Terbaik di Dunia | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, November 2025

GURU PIANO TERBAIK DI DUNIA
by: Jelia Megawati Heru
Staccato, November 2025


Di balik pianis yang hebat, ada guru yang hebat. Mendapatkan pendidikan piano yang baik dan benar dengan guru piano yang tepat dapat menghemat waktu dalam menguasai teknik bermain yang baik, serta menumbuhkan kecintaan pada musik. 

 

Semua orang tua pasti menginginkan guru piano yang terbaik untuk anaknya. Jadi apa yang harus dilakukan para parents dalam mencari guru yang terbaik? Apakah berlomba-lomba mencari pianis dengan gelar terbaik, resume prestasi terpanjang, atau studio paling mewah? 

 

Sayangnya menemukan guru piano yang baik selalu menjadi tantangan tersendiri. Terutama ketika kita masih pemula dan tidak tahu sebenarnya apa yang dicari. Siswa atau orang tua siswa (apabila anak masih terlalu kecil) harus mempertimbangkan apa yang mereka inginkan dari kelas musik sebelum mencari guru piano. Apakah untuk mengikuti ujian, memenangkan kompetisi internasional, atau hanya sekedar hobi? Pada akhirnya, menemukan guru piano yang baik adalah tentang mengenal diri kita sendiri. Semakin spesifik Anda dapat memahami kebutuhan Anda, semakin cepat Anda menemukan guru piano versi ideal Anda.

Monday, October 6, 2025

Memaknai Totalitas dan Kesetiaan | Liputan Penghargaan kepada Dua Kontributor Utama Majalah STACCATO 2025

MEMAKNAI TOTALITAS
DAN KESETIAAN
(Liputan Penghargaan kepada Dua Kontributor utama majalah STACCATO 2025)
Team Liputan Staccato


Tak dapat dipungkiri bahwa Majalah STACCATO adalah satu majalah yang konsisten sebagai majalah musik seni. Maksud musik seni adalah musik, apapun genrenya, dengan muatan seni yang bukan industri dan komersialisasi bisnis. Tumbuh dan berkembangnya Staccato, tentu tidak terlepas dari sumbangsih kontributor utamanya. Mereka ikut tumbuh, berkembang, mendampingi dengan setia, loyal, berdedikasi dan tentu dengan totalitas yang terkadang melebihi batas seharusnya. Tanpa mereka, Staccato mungkin akan hadir dan berkisah dengan cara dan episode yang tak berkesan seperti saat ini. Maka, sudah lazim dan layak mereka mendapat apresiasi, pemaknaan akan totalitas dan kesetiaannya.



 

Mereka berdua adalah Ibu Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu dan Bapak Michael Gunadi Widjaja. Ibu Jelia Megawati Heru adalah seorang music educator terkemuka di Indonesia, alumnus Jerman. Beliau adalah konsultan berbagai Institusi musik dan bahkan Pemerintah Republik Indonesia memberi kepercayaan pada beliau untuk turut merancang kurikulum dan bahan acara pendidikan formal maupun non formal. Bapak Michael Gunadi sebetulnya lebih banyak berkecimpung sebagai analist sosial dan politik. Kiprah perpolitikannya sampai pada tatanan nasional. Beliau juga seorang praktisi kesehatan. Meski demikian, Pak Michael ini juga komposer dan pemusik dengan ketajaman analisa setajam silet.

Wednesday, October 1, 2025

Motivasi Bermain Piano Bagi Adult Beginner | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, October 2025

MOTIVASI BERMAIN PIANO
BAGI ADULT BEGINNER
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, October 2025


BELAJAR PIANO SEBAGAI ORANG DEWASA
Piano itu merupakan salah satu instrumen musik yang sulit dikuasai. Berkomitmen untuk berlatih piano itu sulit, karena membutuhkan kedisiplinan, komitmen, dan waktu yang panjang. Anda tidak pernah "selesai" belajar piano! Selalu ada keterampilan baru untuk dikuasai, lagu baru untuk dipelajari. Ini bisa menyenangkan sekaligus melelahkan. 

Memulai belajar piano sebagai orang dewasa merupakan tantangan tersendiri, kadang bisa menjadi lebih sulit. Orang dewasa bisa menjadi sangat frustrasi karena pembelajaran secara kognitif tidak tertanam dalam otot mereka seperti halnya pada anak-anak. Anda TAHU di kepala Anda apa yang seharusnya dilakukan tangan Anda, tetapi Anda tidak bisa melakukannya!

Tetapi faktor usia bisa menjadi keuntungan bagi Anda sebagai orang dewasa. Mengapa? Sebagai orang dewasa, Anda memahami apa arti disiplin dan kerja keras untuk mencapai target. Sedangkan anak kecil masih buta tentang hal ini. 

MOTIVASI INTRINSIK VS EKSTRINSIK
Motivasi intrinsik adalah motivasi yang datang dari dalam diri sendiri, misalnya: "Saya ingin berlatih piano karena saya ingin memainkan suatu karya.” Sedangkan motivasi ekstrinsik berasal dari luar diri sendiri. Misalnya: "Saya harus berlatih piano karena disuruh mama.” Secara umum, motivasi intrinsik lebih efektif untuk jangka panjang. Jika Anda secara intrinsik menikmati belajar bermain piano, Anda akan terus melakukannya apa pun faktor eksternalnya.

Monday, September 1, 2025

Terang yang Kian Benderang bagi Nicholas | Liputan International Young Musicians Music Competition, Vienna 2025 | Staccato, September 2025

“TERANG YANG KIAN BENDERANG BAGI NICHOLAS”
Liputan International Young Musicians Music Competition, Vienna 2025
STACCATO, September 2025


Dalam hal apapun, mempertahankan jauh lebih sulit dari pertama kali mendapatkan. Dalam musik pun demikian. Mempertahankan terang prestasi agar senantiasa benderang jauh lebih sulit dibanding mencari terang itu sendiri. NICHOLAS PATRICK WIRANATA berhasil menggapai itu semua. Putra dari pasangan Wiranata Kemala Teng dan Evie Lukman ini pada 27 Juli 2025 berhasil menapaki prestasi Internasional untuk yang kesekian kalinya. Kali ini, Nick berlaga di Vienna, Austria – kota yang adalah barometer, parameter sekaligus kandang singa buas bagi kompetisi Piano Klasik.



Sebelumnya, Nick berlaga dalam seleksi oleh International Young Musicians Music Competition untuk area Singapore dan Indonesia. Nick berhasil dengan gemilang dan sampai pada putaran Final di ViennaAustria yang kali ini diselenggarakan oleh Universal Academy of Performing Arts, Hongkong. Di final pada tanggal 27 Juli 2025 yang diselenggarakan di Das Muth, Vienna, Nick berhasil mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia. 



Ia meraih JUARA PERTAMA pada kategori rentang usia 13-15 tahun dan runner uTHE HIGHEST SCORE nilai tertinggi untuk semua kategori. Sang Saka Merah Putih pun terkibar di ViennaAustria.