Showing posts with label Rachmaninoff. Show all posts
Showing posts with label Rachmaninoff. Show all posts

Sunday, April 20, 2025

The Singapore Symphony Orchestra & Daniil Trifonov in Concert | Liputan Khusus dari Esplanade Concert Hall, Singapura | by: Jelia Megawati Heru

THE SINGAPORE SYMPHONY ORCHESTRA
& DANIIL TRIFONOV IN CONCERT
Liputan khusus dari Esplanade Concert Hall, Singapura
by: Jelia Megawati Heru


The Singapore Symphony Orchestra (SSO) adalah sebuah Orkestra Nasional kebanggaan Singapura. Orkestra ini sudah berdiri sejak 1945. Pernah mengalami jeda pertunjukan pada 1946 sampai 1978. Setelah itu, orkestra ini melejit dan membuat debut yang luar biasa. Dalam setahun orkes yang merupakan kepedulian Pemerintah Singapura terhadap Musik Seni ini, mampu menggelar sampai 60 pertunjukan. Orkestra ini memang berbasis di Gedung Konser Esplanade yang sangat populer dan menjadi salah satu Pride dan Ikon negara Singapura.



Masyarakat menjuluki Esplanade sebagai 'Durian', karena bangunan kembar ini menyerupai buah tropis berduri yang unik. Desain Esplanade yang dibuat oleh arsitek Michael Wilford ini menampilkan fasad khas yang terbuat dari ribuan kaca segitiga dan pelindung matahari aluminium yang menyerupai bagian luar durian yang berduri. Pilihan desain ini mencerminkan identitas budaya Singapura dan berfungsi sebagai simbol ikonik kota tersebut. Esplanade merupakan pusat pertunjukan seni kelas dunia, terdiri dari dua bingkai bulat dan dilengkapi dengan lebih dari 7.000 kaca kerai segitiga memiliki 1600 kursi concert hall.

Wednesday, January 1, 2025

Rachmaninoff Piano Concerto No. 2 | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, January 2025

RACHMANINOFF 
PIANO CONCERTO NO. 2
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, January 2025


Januari 1900, Moskow. Sergei Rachmaninoff, 24 tahun, berbaring di sofa sambil mengulangi mantra positif: “Anda akan mulai menulis konser Anda. Anda akan bekerja dengan sangat mudah. Konsernya akan memiliki kualitas yang sangat baik.”

 

Setelah pemutaran perdana Simfoni No. 1 yang membawa bencana pada tahun 1897, Rachmaninoff menderita gangguan psikologis dan depresi yang menghalanginya untuk menulis komposisi selama tiga tahun. Dia mengadopsi gaya hidup peminum berat untuk melupakan masalahnya. Depresi menguasainya. 

 

 


Rachmaninoff berobat kepada seorang ahli saraf yang berspesialisasi dalam hipnoterapi Nikolai Dahl, yang dia kunjungi setiap hari secara gratis dari Januari hingga April 1900. Dahl terlibat dalam percakapan panjang lebar seputar musik dengan Rachmaninoff, dan akan mengulangi perkataan saat komposer setengah tertidur.Rachmaninoff mendedikasikan Piano Concerto No. 2 nya untuk Dahl karena berhasil merawatnya dengan memulihkan kesehatannya dan kepercayaan dirinya sebagai seorang komposer saat ia mengambil langkah pertamanya menuju cahaya.