Namanya NICHOLAS PATRICK WIRANATA. Putra dari Wiranata Kemala Teng dan Evie Lukman. Ia biasa dipanggil Nick. Usianya masih sangat belia. Nick adalah gambaran sosok yang tidak hingar bingar flexing di medsos, namun ia mengukir prestasi yang mestinya bisa menginspirasi banyak orang muda sekaligus menorehkan kebanggaan prestisius bagi Indonesia.
Pada tanggal 8 Maret 2026 di Yùn Artified, Nick menggelar bunga rampai dalam graduation solo piano recitalnya dalam rangka kelulusannya meraih gelar LRSM (Licenciate of the Royal Schools of Music) for Music Performance in Piano dari Associated Board of The Royal Schools of Music (ABRSM) pada Januari 2026 lalu.
Konser dibuka dengan duet apik bersama Michelle Elizabeth Wiranata, yang merupakan adik kandung dari Nicholas. Lalu ia membawakan program yang beragam, mulai dari Bach’s Prelude & Fugue in B minor BWV. 893, Chopin’s Ballade No. 1 in G minor, George Gershwin’s Three Preludes & I Got Rhythm, Piazzolla’s Libertango, hingga karya Bossa Nova Luiz Bonfá’s Manhã de Carnaval yang sejuk dan sexy. Resital inidihadiri oleh teman, dan kerabat dari Nick, serta para penggemar Musik Klasik.
Sejak awal Debut sampai Diploma, Nick memperolehnya dengan predikat distinction, bahkan di beberapa grade dia mendapatkan hampir perfect score. Ia mengukir prestasi ujian Internasional di dua institusi yakni ABRSM dan RSL Awards dari London, Inggris. Prestasinya tak terhitung banyaknya. Yang menonjol adalahketika ia menjadi juara pertama mewakili Indonesia di ajang Rockstar, Malaysia. Ia juga melakukan debut konser internasional dengan sukses dalam ajang Chopin Avenue di Polandia, yang merupakan tanah kelahiran Chopin dan 1st Prize for category 13-15 y.o Piano Solo dalam Final round & Final Top Winner Recital of International Young Musicians Music Competition Wien (IYMMC-W) di Wina, Austria sebagai kota Musik Klasik.
Keberhasilan Nick tentu tidak terlepas dari peran serta gurunya, Ibu Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu, music educator terkemuka di Indonesia. Nick sendiri dalam sambutan pada resital tunggalnya, menyampaikan ucapan terima kasih pada beberapa pihak, diantaranya adalah orang tuanya dan Dr. Dario Turk, SpOG, dokter kandungan top berdarah Kroasia yang memperkenalkannya dengan Ibu Jelia.
Jalan panjang masih terbentang dihadapan Nicholas Patrick Wiranata. Tantangannya adalah sampai kapan seorang Nicholas mampu merangkai bunga rampai musik piano yang kemaslahatannya bisa dirasakan oleh bangsa dan negara. Kita menantikan kiprah selanjutnya dari Nick untuk lebih menyemarakkan dan membawa musik seni tanah air pada marwah yang terhormat. Proficiat dan sukses untuk Nicholas!


