Showing posts with label music education. Show all posts
Showing posts with label music education. Show all posts

Monday, June 1, 2026

Mind, Body & Soul | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, June 2026

“MIND, BODY & SOUL”
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, June 2026


Mempelajari musik itu bukan hanya sekedar tang ting tung atau dar der dor. Dalam belajar musik, kita perlu memahami pentingnya melatih tiga hal secara holistik, yaitu: musical MIND (understanding), musical BODY(technique), dan musical SOUL (musicianship) secara seimbang. Ketiga elemen ini akan memberikan kita fondasi untuk berlatih, wawasan yang luas untuk mendorong pembelajaran yang menyeluruh dan “mendalam”, serta filosofi pendidikan yang solid. Tiga elemen ini berkaitan dengan sifat intrinsik dan identitas inti kita, dan semuanya sama pentingnya untuk pengembangan diri seorang musisi.

 

Bisa nggak kita hanya belajar piano dari otodidak tanpa guru dan meniru video YouTube saja? Yaaaa…. Walaupun tidak ada yang melarang, untuk mencapai kemajuan yang signifikan sebagai performer, kita tidak hanya bisa mengandalkan hal itu saja. Pembelajaran semacam itu memiliki keterbatasan. Itu kan mesin, bahkan AI yang canggih saja belum bisa mengajar sebaik guru di kelas piano offline, karena variabelnya terlalu banyak dan kompleks. Yang belajar dengan guru profesional offline saja sulit, apalagi kalau sendiri secara online? Pemahaman yang lebih mendalam tentang konteks dan musik yang dipelajari dari seorang guru profesional tentunya akan dapat menginspirasi, menambah relevansi, dan kualitas proses belajar mengajar yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Saturday, May 2, 2026

Trend Ujian Piano: Apakah Memotivasi Murid? | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, May 2026

TREND UJIAN PIANO:
“APAKAH MEMOTIVASI MURID?”
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, May 2026


 

TREND UJIAN PIANO

Bagi banyak orang, belajar piano hampir identik dengan 'mengikuti ujian piano', sebuah ritual yang sudah mengakar, dan merupakan tolok ukur yang digunakan guru, siswa, dan orang tua untuk merencanakan dan menetapkan target, menentukan isi pelajaran, memilih repertoar, dan mengevaluasi kemajuan. 

 

Kualifikasi ‘amatir’ ujian piano ini memiliki dampak yang sangat besar pada kualitas pendidikan piano. Dengan perubahan signifikan pada silabus ujian piano yang baru dalam beberapa tahun terakhir, wajar jika orang tua dan guru sangat tertarik. Namun di sisi lain, orang tua seringkali tampak bingung mengapa ujian piano sekarang telah banyak berubah, dan ekspektasi saat ini tampaknya jauh lebih rendah daripada 'dulu'. 



Mereka bertanya-tanya apakah ujian piano ini masih menawarkan tolok ukur yang andal dan bermakna? Musisi dari negara-negara lain yang merasa ujian piano ini kurang penting mengamati dengan agak bingung oleh obsesi khas Inggris ini. Bagi mereka ini hanya gimmick dan trik dagang saja. Banyak pertanyaan muncul: Apakah ujian ini bermanfaat atau ini hanya merupakan jebakan batman saja? Lalu kenapa orang berbondong-bondong ikut ujian piano ini?

 

Apakah persiapan ujian piano benar-benar bisa memotivasi siswa? Apakah silabus piano bisa menawarkan pendekatan yang menyeluruh dan terstruktur? Apakah standar menurun karena konten yang lebih mudah? Apakah kualifikasi profesional kita yang ditempuh lewat jalur universitas masih dihormati dan memiliki nilai?

Thursday, March 12, 2026

Panen Prestasi Jelia's Piano Studio | Liputan Graduation Piano Recital

“PANEN PRESTASI 
JELIA’S PIANO STUDIO”
Liputan Graduation Piano Recital


Pembelajaran Musik Piano, dalam esensinya bukanlah sekedar kursus keterampilan. Lebih dari itu, pembelajaran Musik Piano adalah sebuah PERSONAL ENRICHMENT atau pengayaan pribadi. Oleh sebab itu, pembelajaran Musik Piano adalah skala berproses. Dengan demikian, pembelajaran Musik Piano adalan PENDIDIKAN. Hasil akhirnya tentu bukan pianis-pianis unggul ala beruang sirkus, melainkan pribadi-pribadi anak bangsa yang berbudaya dan berakhlak baik karena kehalusan karsa melalui musik.



Itulah prestasi yang selama napak tilasnya dalam kurun lebih dari satu dasawarsa berhasil diraih oleh JELIA’S PIANO STUDIO dengan Direksi Ibu Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu. Pada 8 Maret 2026, Jelia’s Piano Studio menggelar Konser yang merupakan PANEN PRESTASI. Konser tersebut sebetulnya adalah Graduation Concert, sebuah konser kelulusan. 


Kenneth Joavel Prawira, ARSM


Ada enam siswa yang sudah menamatkan Grade 8 ABRSM (Associated Board of the Royal Schools of Music)dan RSL Awards dengan hasil rata-rata DISTINCTION. Siswa tsb adalah Claire Jane Tumbuan-Kwok, Kenneth Nathaniel Tjan, Audrey Natalie Utama, Florencia Erin Tajuni, Clarisse Elaine Huang, dan Ken Ananta Huang. Satu orang siswa meraih gelar ARSM Diploma (Associate of the Royal Schools of Music) for Music Performance in Piano dari ABRSM, yaitu Kenneth Joavel Prawira dan satu orang, dalam usianya yang masih sangat belia meraih gelar LRSM (Licenciate of the Royal Schools of Music) for Music Performance in Piano dari ABRSM, yakni Nicholas Patrick Wiranata. Sungguh sebuah panen prestasi yang patut dibanggakan.

Wednesday, March 11, 2026

Bunga Rampai dari Nicholas | Liputan Graduation Solo Piano Recital dari Nicholas Patrick Wiranata | Staccato, April 2026

“BUNGA RAMPAI DARI NICHOLAS”
Liputan Graduation Solo Piano Recital dari Nicholas Patrick Wiranata
Staccato, April 2026

Namanya NICHOLAS PATRICK WIRANATA. Putra dari Wiranata Kemala Teng dan Evie Lukman. Ia biasa dipanggil Nick. Usianya masih sangat belia. Nick adalah gambaran sosok yang tidak hingar bingar flexing di medsos, namun ia mengukir prestasi yang mestinya bisa menginspirasi banyak orang muda sekaligus menorehkan kebanggaan prestisius bagi Indonesia.

 

Pada tanggal 8 Maret 2026 di Yùn Artified, Nick menggelar bunga rampai dalam graduation solo piano recitalnya dalam rangka kelulusannya meraih gelar LRSM (Licenciate of the Royal Schools of Music) for Music Performance in Piano dari Associated Board of The Royal Schools of Music (ABRSM) pada Januari 2026 lalu.



Saturday, February 14, 2026

KEMILAU DI AWAL WARSA | Gelar LRSM bagi Nicholas Patrick Wiranata | Staccato, March 2026

“KEMILAU DI AWAL WARSA”
(Gelar LRSM bagi Nicholas Patrick Wiranata)
Staccato, March 2026


Bagi pembaca Staccato, nama Nicholas Patrick Wiranata, tentu sudah tidak asing. Nick berkali-kali mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang Kompetisi Piano Internasional. Beberapa kali melakukan debut konser internasional dengan sukses dalam ajang Chopin Avenue  di Polandia dan 1st Prize for category 13-15 y.o Piano Solo dalam Final round & Final Top Winner Recital of Wien International Young Musicians Music Competition (W-IYMMC) pada Juli 2025 di Wina, Austria. Profil nya pun beberapa kali ditampilkan majalah Staccato, tentu sebagai inspirasi bagi para siswa piano di tanah air.


 

Pada akhir tahun 2023, seorang Nicholas Patrick Wiranata berhasil meraih gelar Associate of the Royal Schools of Music (ARSM) for Music Performance in Piano dengan predikat Distinction. Pada awal tahun 2026, Nicholas berhasil meraih gelar Licenciate of the Royal Schools of Music (LRSM) for Music Performance in Piano dari Associated Board of The Royal Schools of Music (ABRSM), London, Inggris. LRSM merupakan sebuah gelar akademik yang bergengsi di dunia musik. Sebuah kualifikasi diploma musik tingkat tinggi (Level 6) dari ABRSM yang setara dengan studi pascasarjana (Bachelor), dimana musisi ditantang untuk menunjukkan keahlian teknis dan musikalitas yang tinggi dalam bidang musik pertunjukan atau pengajaran musik.

Tuesday, February 3, 2026

Liputan RSL New Piano Syllabus 2025 Workshop | at Deheng House, 31st January 2026

RSL NEW PIANO SYLLABUS 2025
RSL PIANO WORKSHOP 2026


RSL AWARDS atau lebih dikenal sebagai ROCKSCHOOL, adalah sebuah lembaga sertifikasi musik internasional yang semenjak pandemi COVID-19 menjadi the top leading examination body di dunia untuk sertifikasi bidang musik. Sebagai sebuah leading institution, RSL Awards senantiasa melakukan penyegaran dan pembaharuan dalam silabus nya.


 

Pada tahun 2025 ini RSL Awards meluncurkan satu sillabus piano yang berlaku sejak 2025 hingga 2029. Banyak keistimewaan dalam sillabus baru ini dan untuk itulah, RSL AWARDS INDONESIA mengundang pakar terkemuka dalam pendidikan musik di tanah air, yakni Ibu Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu untuk membedah tuntas silabus baru tersebut.


Andy Jobs - Jelia Megawati Heru - Mike Stylianou


Acara bedah sillabus piano yang baru diadakan pada Sabtu, 31 Januari 2026 di Deheng House, Kemang, Jakarta. Berlangsung lebih dari dua jam secara online dan offline. Nampak antusiasme peserta yang mengikuti secara online begitu besar. Dari seluruh Indonesia bahkan beberapa peserta dari Semarang, Jawa Tengah dan Jambi rela jauh-jauh datang dan hadir di Jakarta.

Monday, December 1, 2025

SENI MENGKRITIK | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, December 2025

SENI MENGKRITIK
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, December 2025

 

“Advice is like the snow. The softer it falls, 

the longer it dwells upon and the deeper it sinks into the mind”

Samuel Taylor Coleridge

 

GURU PIANO SEBAGAI “TEMAN KRITIS”

Hanya karena seseorang adalah pianis yang hebat, bukan berarti ia akan menjadi guru yang hebat. Pianis yang paling terkenal belum tentu bisa mengajari orang lain bermain piano. Sementara beberapa guru piano yang hebat mungkin sama sekali tidak terkenal. Don’t judge a book by its cover, ujar George Eliott, artinya jangan menilai seseorang dari penampilannya, karena yang terlihat di luar belum tentu mencerminkan kualitas sebenernya.

 

Salah satu peran guru piano adalah membantu siswanya meningkatkan kemampuan bermain piano mereka. Mendengarkan siswa bermain, mengidentifikasi letak problem, dan memberikan saran perbaikan tentu bukan satu-satunya tugas guru piano, tetapi hal ini akan menjadi ciri utamanya. Caranya? Memberikan advis lewat kritik yang membangun dan bukan mengomel. Tidak seorangpun guru yang ingin menjadi "polisi" yang ditakuti! Dalam artikel ini, akan ada tips cara memberikan kritik yang bermanfaat, mendorong kemajuan positif, dan pembelajaran yang antusias.

Saturday, November 1, 2025

Guru Piano Terbaik di Dunia | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, November 2025

GURU PIANO TERBAIK DI DUNIA
by: Jelia Megawati Heru
Staccato, November 2025


Di balik pianis yang hebat, ada guru yang hebat. Mendapatkan pendidikan piano yang baik dan benar dengan guru piano yang tepat dapat menghemat waktu dalam menguasai teknik bermain yang baik, serta menumbuhkan kecintaan pada musik. 

 

Semua orang tua pasti menginginkan guru piano yang terbaik untuk anaknya. Jadi apa yang harus dilakukan para parents dalam mencari guru yang terbaik? Apakah berlomba-lomba mencari pianis dengan gelar terbaik, resume prestasi terpanjang, atau studio paling mewah? 

 

Sayangnya menemukan guru piano yang baik selalu menjadi tantangan tersendiri. Terutama ketika kita masih pemula dan tidak tahu sebenarnya apa yang dicari. Siswa atau orang tua siswa (apabila anak masih terlalu kecil) harus mempertimbangkan apa yang mereka inginkan dari kelas musik sebelum mencari guru piano. Apakah untuk mengikuti ujian, memenangkan kompetisi internasional, atau hanya sekedar hobi? Pada akhirnya, menemukan guru piano yang baik adalah tentang mengenal diri kita sendiri. Semakin spesifik Anda dapat memahami kebutuhan Anda, semakin cepat Anda menemukan guru piano versi ideal Anda.

Monday, October 6, 2025

Memaknai Totalitas dan Kesetiaan | Liputan Penghargaan kepada Dua Kontributor Utama Majalah STACCATO 2025

MEMAKNAI TOTALITAS
DAN KESETIAAN
(Liputan Penghargaan kepada Dua Kontributor utama majalah STACCATO 2025)
Team Liputan Staccato


Tak dapat dipungkiri bahwa Majalah STACCATO adalah satu majalah yang konsisten sebagai majalah musik seni. Maksud musik seni adalah musik, apapun genrenya, dengan muatan seni yang bukan industri dan komersialisasi bisnis. Tumbuh dan berkembangnya Staccato, tentu tidak terlepas dari sumbangsih kontributor utamanya. Mereka ikut tumbuh, berkembang, mendampingi dengan setia, loyal, berdedikasi dan tentu dengan totalitas yang terkadang melebihi batas seharusnya. Tanpa mereka, Staccato mungkin akan hadir dan berkisah dengan cara dan episode yang tak berkesan seperti saat ini. Maka, sudah lazim dan layak mereka mendapat apresiasi, pemaknaan akan totalitas dan kesetiaannya.



 

Mereka berdua adalah Ibu Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu dan Bapak Michael Gunadi Widjaja. Ibu Jelia Megawati Heru adalah seorang music educator terkemuka di Indonesia, alumnus Jerman. Beliau adalah konsultan berbagai Institusi musik dan bahkan Pemerintah Republik Indonesia memberi kepercayaan pada beliau untuk turut merancang kurikulum dan bahan acara pendidikan formal maupun non formal. Bapak Michael Gunadi sebetulnya lebih banyak berkecimpung sebagai analist sosial dan politik. Kiprah perpolitikannya sampai pada tatanan nasional. Beliau juga seorang praktisi kesehatan. Meski demikian, Pak Michael ini juga komposer dan pemusik dengan ketajaman analisa setajam silet.

Wednesday, October 1, 2025

Motivasi Bermain Piano Bagi Adult Beginner | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, October 2025

MOTIVASI BERMAIN PIANO
BAGI ADULT BEGINNER
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, October 2025


BELAJAR PIANO SEBAGAI ORANG DEWASA
Piano itu merupakan salah satu instrumen musik yang sulit dikuasai. Berkomitmen untuk berlatih piano itu sulit, karena membutuhkan kedisiplinan, komitmen, dan waktu yang panjang. Anda tidak pernah "selesai" belajar piano! Selalu ada keterampilan baru untuk dikuasai, lagu baru untuk dipelajari. Ini bisa menyenangkan sekaligus melelahkan. 

Memulai belajar piano sebagai orang dewasa merupakan tantangan tersendiri, kadang bisa menjadi lebih sulit. Orang dewasa bisa menjadi sangat frustrasi karena pembelajaran secara kognitif tidak tertanam dalam otot mereka seperti halnya pada anak-anak. Anda TAHU di kepala Anda apa yang seharusnya dilakukan tangan Anda, tetapi Anda tidak bisa melakukannya!

Tetapi faktor usia bisa menjadi keuntungan bagi Anda sebagai orang dewasa. Mengapa? Sebagai orang dewasa, Anda memahami apa arti disiplin dan kerja keras untuk mencapai target. Sedangkan anak kecil masih buta tentang hal ini. 

MOTIVASI INTRINSIK VS EKSTRINSIK
Motivasi intrinsik adalah motivasi yang datang dari dalam diri sendiri, misalnya: "Saya ingin berlatih piano karena saya ingin memainkan suatu karya.” Sedangkan motivasi ekstrinsik berasal dari luar diri sendiri. Misalnya: "Saya harus berlatih piano karena disuruh mama.” Secara umum, motivasi intrinsik lebih efektif untuk jangka panjang. Jika Anda secara intrinsik menikmati belajar bermain piano, Anda akan terus melakukannya apa pun faktor eksternalnya.

Monday, September 1, 2025

"KOK FALS, SIH?!" - Panduan Memainkan Nada Disonan | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, September 2025

“KOK FALS, SIH?!"
PANDUAN MEMAINKAN NADA DISONAN
By: Jelia Megawati Heru


Memainkan nada yang disonan bisa menjadi hal yang menantang. Disonansi dapat menciptakan ketegangan, warna, dan kedalaman emosi. Beberapa panduan langkah demi langkah dibawah ini akan membantu Anda memahami dan memainkan melodi yang disonan dengan lebih percaya diri.

 

1. PAHAMI APA ITU DISONANSI

• Disonansi terjadi ketika dua not atau lebih berbenturan satu dengan yang lainnya, sehingga menciptakan ketegangan/nada (clashing sound) yang tidak terdengar harmonis/fals (misalnya: minor 2nd, augmented 4th/diminished 5th/tritone, dan major 7th). 

• Disonansi mempunyai kecenderungan untuk diselesaikan (resolve) — yang sering diikuti oleh konsonan (misalnya, major atau minor 3rd, perfect 5th).



2. MENDENGARKAN CONTOH DISONANSI

Dengarkanlah secara seksama bagaimana disonansi diekspresikan dan diselesaikan pada karya-karya komposer yang menggunakan disonansi secara efektif. Misalnya: Bartók, Stravinsky, Debussy, Prokofiev, Schoenberg, dan Messiaen.

Sunday, August 31, 2025

JALAN PANJANG JEJAK AKSARA | Penghargaan Sebagai Penulis Staccato Selama 13 Tahun

“JALAN PANJANG JEJAK AKSARA”
PENGHARGAAN SEBAGAI PENULIS STACCATO SELAMA 13 TAHUN



Suatu hari, dalam keheningan pengasingan, Tan Malaka, pemikir dan sastrawan terkemuka, pengarang buku MADILOG menulis: “Kalau tidak ada pena, aku akan pakai arang. Kalau tidak ada kertas, aku akan menulis di dinding. Tapi aku akan terus menulis.”

 

Apa yang di nas kan oleh Tan Malaka seakan menjadi Credo bagi seorang penulis, apapun bidang yang akan menjadi obyek tulisannya. Menulis adalah mempertahankan keberadaan diri secara positif dengan membagikan buah pikir pada semesta. Hasil akhirnya tidak penting, lebih utama adalah keberadaan kita sebagai manusia yang ada, berpikir, dan menyatakan pikirannya. Itulah salah satu semburat inspirasi yang mendasari saya, Jelia Megawati Heru dan Michael Gunadi Widjaja, untuk menulis.

Friday, August 1, 2025

MIKROKOSMOS: "Dunia Kecil Béla Bartók" | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, August 2025

MIKROKOSMOS:
“Dunia Kecil Béla Bartók”
by: Jelia Megawati Heru
Staccato, August 2025


Béla Bartók (1881–1945) adalah seorang komposer, pianis, dan etnomusikolog asal Hungaria. Ia merupakan salah satu musisi terpenting dan berpengaruh di abad ke-20. Salah satu kontribusinya adalah memadukan Musik Klasik Barat (seperti fuga dan sonata) dengan tradisi Musik Rakyat (Folksong) Eropa Timur yang sarat akan ritme yang kompleks dan perkusif, yang penuh petualangan dalam harmoni (dissonant, modes, bitonal, atonal, whole tone scale) dan time signature yang asimetris. Musiknya sangat menantang, tetapi juga sangat ekspresif dan fisik. Ia mengubah cara pandang musisi dalam mendekati teknik dan warna.

 

Bartók merupakan inovator ritme, harmoni, dan bentuk. Ia banyak memperkenalkan banyak inovasi radikal, a.l. ritme polimeter dan tidak teratur (misalnya, ritme Tari Bulgaria seperti 4+2+3), penggunaan disonansi dan akor tanpa mengabaikan tonalitas – sambil tetap memadupadankan struktur formal seperti bentuk lengkung (ABCBA). Musiknya terdengar modern bahkan hingga saat ini, namun berakar kuat pada ritme manusia yang mirip tarian.

 

JEMBATAN ANTARA TRADISI DAN MODERNISME

Bartók adalah salah satu komposer pertama yang mendokumentasikan dan melestarikan musik tradisional secara ilmiah. Ia merekam ribuan lagu daerah menggunakan fonograf awal, lalu menyalin dan menganalisisnya. 



Bartók memadukan musik rakyat dengan teknik klasik kontemporer. Bersama Zoltán Kodály, Bartók mengumpulkan dan menyalin ribuan lagu daerah dari Hungaria, Bulgaria, Rumania, Slowakia, dan berbagai wilayah Eropa Timur lainnya. Ia adalah pelopor dalam bidang etnomusikologi dan membantu melestarikan serta melegitimasi tradisi daerah. 

Sunday, June 1, 2025

"Memelihara Kesehatan Mental Musisi": Mengelola Medsos & Teknologi Bagi Praktisi Musik | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, June 2025

“MEMELIHARA 
KESEHATAN MENTAL MUSISI”
MENGELOLA MEDSOS & TEKNOLOGI BAGI PRAKTISI MUSIK
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, June 2025


BATASAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI

Mengadopsi teknologi, lebih banyak tidak selalu lebih baik. Teknologi dan medsos harus dapat disesuaikan dengan batasan yang dibuat manusia—untuk melayani tujuan manusiawi. Penggunaan medsos yang tidak sehat dan toxic menyebabkan banyak konsekuensi negatif, termasuk degradasi lingkungan, isolasi, eksploitasi manusia seperti pornografi anak, addicted, digital burn out, cyberbullying dari para haters yang bisa memicu perilaku ekstrem seperti bunuh diri, dan cybercrime.



Medsos yang buruk pada dasarnya bersifat KOMERSIL dan PALSU. Media ini terputus dari kebutuhan manusia yang sebenarnya dan terputus secara sosial. Media ini merusak individu, komunitas, dan tempat. Media ini menipu. Media ini mengancam akses yang bebas dan terbuka. Sebagai contoh dalam pendidikan musik, posting penampilan "terbaik" dalam 10 detik tidak menunjukkan semua usaha berlatih sehari-hari yang dilakukan dalam persiapan untuk tampil di depan publik. Faktanya, tidak ada hasil yang instan dan bisa saja postingan tsb diedit. Jadi be smart dan jangan tertipu! 

 

Contoh lain medsos yang buruk menciptakan kebutuhan palsu akan produk konsumen yang tanpanya sebagian besar orang dapat hidup dengan baik, yang secara langsung merusak lingkungan, seperti pemborosan dalam pembuatan dan pembuangan gadget. Pilihan yang paling berkelanjutan secara ekologis mungkin adalah tidak menggunakan gadget. Namun pilihan ini sangat tidak mungkin bagi banyak orang, terutama di kota besar.

Friday, May 2, 2025

EFEK NEGATIF MEDSOS BAGI MUSISI - by: Jelia Megawati Heru | Staccato, May 2025

EFEK NEGATIF MEDSOS
BAGI MUSISI
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, May 2025


Miliaran orang terhubung di seluruh dunia melalui berbagai platform media sosial, dari Snapchat hingga Instagram, hingga TikTok. Berbagai platform media sosial telah menjadi cara yang mudah bagi seseorang untuk memperluas jangkauan dan mengembangkan "merek" pribadi mereka, baik mereka adalah seorang individu, artis, influencer, CEO, dan musisi. 



PERSONAL BRANDING

Penggunaan media sosial oleh artis individu - dan khususnya, musisi klasik membentuk "budaya musik klasik." Meskipun niat awalnya mungkin untuk terhubung dan membangun network, musisi sekarang sering menggunakan media sosial sebagai cara untuk mempromosikan diri mereka (personal branding) tanpa malu-malu dengan berbagai humor dan gaya yang mereka pamerkan setiap saat, mengikuti trending, dan FOMO (Fear of Missing Out). Hal ini sayangnya tidak selalu “sehat”. 

 

Mengembangkan merek untuk diri sendiri berarti menempatkan beban di atas kehidupan yang sudah penuh tekanan bagi seorang musisi, baik di dalam maupun di luar ruang latihan. Sementara platform medsos ini dirancang untuk “menjebak” penggunanya dalam siklus tanpa akhir dari doom scrolling, menonton iklan, dan promosi merek. Jadi, sementara perusahaan-perusahaan besar ini memprioritaskan keuntungan mereka, musisi dan kita semua, sejujurnya - harus berusaha untuk memprioritaskan keaslian dan kelangsungan seni yang sustainable untuk jangka panjang daripada engangement yang viral namun hanya bertahan sebentar.

Tuesday, April 1, 2025

Cara Menikmati Latihan Piano | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, April 2025

CARA MENIKMATI LATIHAN PIANO
by: Jelia Megawati Heru
Staccato, April 2025


Berlatih piano seringkali merupakan momok dan terasa seperti sebuah hukuman bagi para pianis profesional yang paling berdedikasi sekalipun. Lantas, bagaimana cara menikmati latihan? Ini saatnya mengevaluasi kebiasaan berlatih kita dan merencanakan latihan yang lebih efisien dan fokus untuk mencapai tujuan akhir bermusik Anda. Resolusi Anda bukanlah berlatih lebih banyak, tetapi bagaimana memiliki repertoar yang banyak dalam waktu yang singkat dan memperoleh kenikmatan dari bermusik.


1. TEMUKAN MOTIVASI ANDA
Motivasi membuat Anda bangkit dari sofa dan tetap bermain piano. Coba ingat-ingat dan gali apa alasan Anda memainkan piano? Terkadang hanya butuh satu hal yang sederhana. Kenangan atau memori masa kecil. Sebuah iklan atau lagu soundtrack di TV atau sebuah foto konser/resital pertama dengan orang tua, bahkan mungkin lagu River Flows in You. Identifikasikanlah beberapa tujuan jangka pendek dan jangka panjang! Dengarkan karya atau pemain yang menginspirasi Anda untuk bermain piano di YouTube. 
 
Latihan tidak hanya terjadi di ruang latihan, ini adalah penyempurnaan mental dan juga latihan fisik, jadi carilah inspirasi dari dunia luar, ini mungkin hanya memberi Anda dorongan yang Anda butuhkan. Motivasi yang kuat membuat Anda kuat menjalani hal-hal yang berat sekalipun. Tanpa motivasi dan tujuan, semuanya akan terasa membosankan dan sia-sia.

Saturday, March 1, 2025

Menempa Hasrat Mengukir Prestasi | Liputan Rockstar Awards 2025 | Staccato, March 2025

“MENEMPA HASRAT MENGUKIR PRESTASI”
Liputan Rockstar Awards 2025


JELIA’S PIANO STUDIO seperti tak habis-habisnya mengukir prestasi. Kali ini kembali untuk ke-5 kalinya berturut-turut meraih penghargaan ROCKSTAR AWARDS untuk sesi ujian 2024. Penghargaan tersebut diberikan berkenaan dengan banyaknya Medali Rockstar Awards yang diraih siswa-siswi Jelia’s Piano Studio. 


Rockstar Awards adalah penghargaan tahunan yang diberikan RSL AWARDS (Rockschool Limited), sebuah lembaga sertifikasi musik Internasional yang berpusat di London, Inggris dan menjadi salah satu lembaga sertifikasi musik paling representatif di seluruh dunia. Rockstar Awards yang berupa medali, hanya diberikan pada siswa yang meraih nilai terbaik atau Super Distinction. Inaugurasinya dilakukan secara live pada Minggu, 23 Maret 2025 di Mantra, PIK 2 dan secara virtual pada Minggu, 9 Maret 2025.
 

Friday, February 7, 2025

Pendidikan Musik adalah Hak bagi Setiap Orang | Wawancara Eksklusif dengan Jelia Megawati Heru

“PENDIDIKAN MUSIK 
ADALAH HAK BAGI SETIAP ORANG”
Wawancara Eksklusif dengan Jelia Megawati Heru


Nama Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu dikenal sebagai Music Educator terkemuka di Indonesia. Sebuah profesi yang masih tergolong sangat langka. Kiprahnya dapat dikatakan memberikan sumbangsih yang besar bagi perkembangan musik dan pendidikan musik di Indonesia. Seorang Jelia Megawati Heru adalah alumnus Jerman, dimana Eropa adalah tonggak dan barometer musik seni khususnya Musik Klasik di dunia. 

 


Jelia menulis tiga buku tentang musik dengan Bahasa Indonesia, sebagai bentuk sumbangsih atas masih langkanya literatur musik berbahasa Indonesia. Blog pribadinya, yakni Jelia’s Music Playground menjadi acuan dan referensi bagi para mahasiswa jurusan musik dan Pendidikan musik di Indonesia. Kanal YouTube nya Jelia


Edu, menjadi Benchmark atau jangkar panduan bahan ujian musik Internasional RSL Awards untuk Piano Klasik, Piano Kontemporer, dan Keys. Jelia juga menjadi pembicara di banyak seminar dan workshop. Ia juga dipercaya oleh Kementrian Pendidikan, sekarang menjadi KEMENTRIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH atau KEMDIKDASMEN sebagai Penelaah Buku Guru Seni Musik untuk SD, SMP, dan SMK. 



Seorang Jelia Megawati Heru adalah juga sosok yang menghantarkan banyak anak Indonesia mencapai jenjang Internasional dan bahkan menggelar konser di Eropa. Ia menerima banyak penghargaan – mulai dari The Best Private Studio dari RSL Awards empat kali berturut-turut mulai dari tahun 2021-2024 dengan  51 Rockstar Awards,sampai penghargaan Teacher Awards kelas dunia sebanyak tiga kali dari Chopin Avenue, Active Music Educator Award dan Excellent Mentorship Award dari 2024 International Classical Music Talent Competition, dan Excellent Music Teaching Award dari Wien International Young Musician Competition 2024.

Saturday, February 1, 2025

Repetition | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, February 2025

REPETITION
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, February 2025


“Repetition draws us into music and repetition draws music into us.”

— Elizabeth Hellmuth Margulis

 

Pengulangan adalah proses bawaan dan alami yang ada pada kita sejak lahir. Ketika kita masih anak-anak, kita terus-menerus melatih hal-hal yang kita pelajari, lihat, atau coba untuk pertama kalinya. Mereka melakukan ini untuk menginternalisasi dan lebih memahami apa yang telah mereka pelajari. Ada pepatah latin kuno "Repetitio est mater studiorum" - mengulang adalah induk dari belajar. Saat berlatih piano, atau instrumen apa pun, pengulangan adalah metode latihan yang umum digunakan untuk mempelajari sebuah karya musik. Pengulangan adalah bagian tak terpisahkan dari simetri dan pembentukan motif. 

 

Para atlet berlatih dengan cara ini, operasi militer dilakukan dengan cara ini, dan ahli terapi fisik mengharapkan hal yang sama pada pasien mereka. Pengulangan membantu membangun memori otot Anda (muscle memory). Ketika sesuatu dilatih berulang-ulang, otot-otot mulai mengingat apa yang seharusnya mereka lakukan, dan bagaimana mereka seharusnya bergerak. 

 

Namun mengulang terus menerus tidak selalu membuat kemajuan yang berarti. Otot Anda akan mempelajari pola tsb. Jika sejak awal Anda salah mempelajari polanya dan kemudian terus mengulanginya, akan sangat sulit untuk memperbaikinya. Karena “latihan akan menjadikannya permanen” – seperti mengendarai sepeda atau belajar mengemudi. Oleh karena itu Anda harus tahu dengan pasti pola apa yang benar sejak awal dan terus melatihnya secara mental di kepala Anda “mindful practice”.

Tuesday, October 1, 2024

METODE PIANO ALA RUSIA | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, October 2024

METODE PIANO ALA RUSIA
By: Jelia Megawati Heru
Staccato, October 2024


TRADISI BUDAYA MUSIK PIANO RUSIA

Sistem Pendidikan piano modern di seluruh dunia dipengaruhi oleh tradisi sekolah piano Rusia. Pada akhir abad ke-19 Rusia menjadi pusat kebudayaan musik, yang didorong oleh tingginya popularitas piano, munculnya aliran komposisi ala Rusia, pianis, dan guru piano yang kuat. Rusia mengundang guru-guru terhebat untuk bekerja di dua konservatori pertama di Rusia, yaitu St. Petersburg Conservatory pada tahun 1862 (didirikan oleh Anton Rubinstein), dan Moscow Conservatory pada tahun 1866 (didirikan oleh Nikolai Rubinstein).

 

Tradisi budaya musik Rusia dikembangkan dari refleksi filosofis, pengetahuan, dan empati yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Ciri-ciri utama gaya bermain piano Rusia mencakup pendekatan yang sangat spiritual terhadap seni dan sangat ekspresif, disertai dengan interpretasi yang cermat dan kemampuan teknis yang tinggi.



Namun sejak awal abad ke-20, pendidikan musik di Rusia, yang sangat dipengaruhi oleh pemerintah yang meyakini bahwa sistem pendidikan musik dapat 'memperkuat massa secara nasionalis dan politis'. Oleh karena itu Pusat Sekolah Musik didirikan pada tahun 1935. Sistem Pendidikan mempunyai hirarki yang dapat dikategorikan menjadi empat tingkatan unik: Sekolah Musik Anak, Sekolah Musik, Sekolah Musik Khusus, dan Konservatorium. Setiap tingkatan memiliki fungsi yang berbeda dan kurikulum masing-masing.