TREND UJIAN PIANO
Bagi banyak orang, belajar piano hampir identik dengan 'mengikuti ujian piano', sebuah ritual yang sudah mengakar, dan merupakan tolok ukur yang digunakan guru, siswa, dan orang tua untuk merencanakan dan menetapkan target, menentukan isi pelajaran, memilih repertoar, dan mengevaluasi kemajuan.
Kualifikasi ‘amatir’ ujian piano ini memiliki dampak yang sangat besar pada kualitas pendidikan piano. Dengan perubahan signifikan pada silabus ujian piano yang baru dalam beberapa tahun terakhir, wajar jika orang tua dan guru sangat tertarik. Namun di sisi lain, orang tua seringkali tampak bingung mengapa ujian piano sekarang telah banyak berubah, dan ekspektasi saat ini tampaknya jauh lebih rendah daripada 'dulu'.
Mereka bertanya-tanya apakah ujian piano ini masih menawarkan tolok ukur yang andal dan bermakna? Musisi dari negara-negara lain yang merasa ujian piano ini kurang penting mengamati dengan agak bingung oleh obsesi khas Inggris ini. Bagi mereka ini hanya gimmick dan trik dagang saja. Banyak pertanyaan muncul: Apakah ujian ini bermanfaat atau ini hanya merupakan jebakan batman saja? Lalu kenapa orang berbondong-bondong ikut ujian piano ini?
Apakah persiapan ujian piano benar-benar bisa memotivasi siswa? Apakah silabus piano bisa menawarkan pendekatan yang menyeluruh dan terstruktur? Apakah standar menurun karena konten yang lebih mudah? Apakah kualifikasi profesional kita yang ditempuh lewat jalur universitas masih dihormati dan memiliki nilai?
