Thursday, December 20, 2012

Adjustable Single Piano Bench (Kursi Piano)

ADJUSTABLE PIANO BENCH

ELEGANCE AND COMFORT WITH CONCERT QUALITY CONSTRUCTION
EXPERIENCE THE STYLE AND SUPPORT of BUTTONED FLAT SEAT

Piano players needs to have a wonderful seat for their own piano. 

This specific bench is essential in piano performing. 

Finding a premium quality piano seat could be an easy method for any piano player 
with regards to getting healthy posture, as well as proper dexterity 
in the time period the individual plays the actual piano. 

An adjustable piano bench will enhance the performance of the piano player
(play better and with ease)
,simultaneously lowering the risk of having unwanted back or spine injuries. 
NO MORE BACK, NECK, and SHOULDER PAIN!

HIGHLY RECOMMENDED FOR PIANIST, GUITARIST,
MUSIC TEACHER, MUSIC STUDENTS (children & adult), and PROFESSIONAL!
 
OFFERS THE ULTIMATE in STYLE, COMFORT & USABILITY
#1 FAVORITE PREFERRED MUSICIAN'S CHOICE!


PIANO BENCH DIMENSIONS
  • Seat dimensions: 55cm x 33 cm (22" long and 13" wide)
  • Adjustable: Yes - 45 to 56cm
  • Minimum height: 45cm
  • Maximum height: 56 cm
  • Weight: 22 lbs
  • Sheet music compartment: no
  • Seat style: Padded to edge
  • Seat material: Leatherette (Synthetic leather MBtech)
  • Seat buttons: 6
  • Finish: Gloss hi-polished
  • Bench type: Single
  • Color: Black ebony (glossy hi-polished)
  • Wood: Mahogany - (wooden frame and wooden knobs)
  • Straight square tapered legs

THE BENEFIT OF ADJUSTABLE PIANO BENCH

1. GOOD INVESTMENT
  • ergonomically contoured for maximum support and proper seat posture
  • enhance the performance of piano player (learning effectively)
  • lowering the risk unwanted back/spine injuries (health & safety)
  • enable freedom of movements (move arms with ease & the use of pedal)
  • durable (long term)

2. PREMIUM HIGH QUALITY MATERIAL
  • It is constructed from solid hardwood
  • black glossy finished
  • features a stable heavy duty mechanism that adjusts the height from 18" to 21"
  • seat material from leatherette (MBtech* synthetic leather)

*ABOUT MBtech synthetic leather

  • resistant to drastic change in temperature & exposure to sunlight. It contains UV protection formula that protects the colors (do not easily fade) 
  • non-flammable (fire does not spread fire when exposed materials)
  • extra protective top coating makes it stronger (not easily torn/damaged/loose/dull)
  • high resistance to shock/friction (heavy shock loads, scratches & water spills)
  • protective to dust/dirt & easy to clean
  • soft, elastic, and very comfortable (not easily dry/cracked/peeling)
  • anti odor  

3. COMFORTABLE
  • More padding than upholstered top piano bench
  • The top quality deeply buttoned seat is supportive and comfortable. The diamond tufted seat has six buttons for extra strength.
  • leather top is firm and comfortable.  

padded leatherette seat with six buttons 


4. ADJUSTABLE HEIGHT MECHANISM
The adjustable height mechanism allows the pianist to adjust their piano bench to the optimal and proper playing height to maintain the correct hand position

The correct playing position and posture is important for all pianists, and these adjustable benches will definitely allow you to find exactly the right position to support your playing posture with any upright, grand or digital piano or keyboard. 


The standard height of a piano bench is 19" or 20".  
Adjustable benches typically can be set at anywhere from about 18" to 21". 

By adjusting the bench height and moving it slightly forward or backward, 
 one can maintain the proper posture and wrist angle to the keyboard. 

  
 

5. AESTHETIC & ELEGANT
The black glossy finish can perfectly match any pianos color you could have.

6. DURABLE (HEAVY DUTY MECHANISM)  
It features the heavy duty rise and fall adjustment mechanism - easily adjusted by knobs on each side of the bench. The durable and stable mechanism makes high precision adjustable height and stability.  

 
wood knobs 


heavy duty rise and fall adjustment mechanism

7. USER FRIENDLY
  • The best choice for pianists, guitarists, musicians, professionals, music teachers, music students at homes, piano classes, music school, music studio, universities, and conservatories. 
  • preferred by serious players who spend hours at the piano (daily practice)
  • highly recommended for children and adults who are shorter or taller than average normal piano bench
  • easy to use, safe, and satisfaction guaranteed

8. AFFORDABLE PRICE 
Usually a good adjustable piano bench is quite expensive. I checked it myself in a lot of websites that sell piano bench, like benchworlds and jensenpianobench. It costs about 150 USD - 400 USD; it depends on the quality of the solid hardwood, the colors, the size, type of legs, compartment storage, etc. That's not including the shipping costs and taxes.

 Get the special price only for 90 USD! 
Free shipping to Jakarta and all cities in Indonesia!
LIMITED STOCKS!

more information, please contact me HERE! 

Tuesday, December 18, 2012

How to Make Piano Origami

HOW TO MAKE
PIANO ORIGAMI

FOLD YOUR OWN PIANO!

Courtesy of: www.ptg.org

PAPER FOLDING INSTRUCTION
  • Make good creases, use heavy paper like card-stock. Carefully matches edges and corners.

  • Fold square piece of paper in half, then in half again. Open the paper back to the rectangle shape with the open side down. Fold each size in to meet in the middle, then open back to rectangle shape.

  • Fold each top corner down into the triangle shape. Fold to the front and then to the back. Swing one side of the paper out, opening the flap with your finger and folding it down to make a shape like the roof on the house. Repeat for the other side.

  • Fold the rectangular flap in the middle up from the bottom to meet the top edge. Fold the half flap down to make the piano keyboard.

  • Fold each size in half, then in a right angle to make the sides of piano. Fold the keyboard down. Cut out the keyboard out and glue to your piano.



download the pattern HERE!
 

INFOGRAPHIC "Piano Teachers Behind the Music"

INFOGRAPHIC
"PIANO TEACHERS BEHIND THE MUSIC"


PIANO TEACHERS BEHIND THE MUSIC

A brief piano teacher survey to find out a little more 
about piano teachers and their working lives in British Columbia.

It was a simple 10 question survey where close to 100 piano teachers 
chose “the most applicable” answer in a multiple choice format.

 61% have at least 15 students

59% teach from home

46.1% teach full time & part-time

45% make more than $30 per hour

43% enhance piano lessons with their smartphone/tablet

26.3% have been teaching more than 20 years

16% have no formal music education 

13% drive to their students' homes

8% have taught online lessons 

Monday, December 10, 2012

Sukses Menjadi Guru Musik - Artikel Staccato Desember 2012

"SUKSES MENJADI GURU MUSIK"
Oleh: Jelia Megawati Heru
Artikel STACCATO (Desember 2012)

 

WHAT MAKES A SUCCESSFUL TEACHER?

Hal-hal apakah yang membuat seorang guru sukses dalam mendidik muridnya?
Jika Anda mengingat kembali ketika Anda menjadi seorang murid sekolah,
Anda akan mengetahui bagaimana Anda harus mengajar.

Simak beberapa fenomena berikut ini!

Mr. X adalah seorang pianis dengan reputasi yang baik dan seorang guru yang terkenal. Ia membahas latihan demi latihan jari, akor, dan inversinya, serta memberikan tugas untuk melatih beberapa lagu di rumah. Walau ia memberitahukan dimana letak kesalahan bermain muridnya, ia tidak mengajarnya bagaimana cara melatihnya.  Sehingga sarannya tidak memberikan dampak apapun dan tidak mengubah cara bermain muridnya. Muridnya merasa jenuh, tidak berkembang, dan tidak termotivasi untuk belajar piano.

Pada fenomena kedua, seorang anak berguru dengan seorang Doktor musik. Doktor musik ini sudah berpengalaman dalam musik, ia adalah seorang pianis yang hebat, tetapi anak ini merasa tidak ada hubungan apapun dengannya. Yang ia ingat hanyalah setiap kali kelas, ia berusaha untuk tidak tertidur ketika gurunya menerangkan. Guru ini merupakan pribadi yang baik, ia meminjamkan beberapa CD dari pianis-pianis ternama dan mendaftarkan anak ini dalam kompetisi. Walau anak ini tidak memenangkan kompetisi, ia sangat berterima kasih terhadap guru ini. Karena berkatnya, ia bisa memainkan beberapa lagu klasik.

Contoh fenomena lainnya, ada seorang anak yang berguru dengan seorang lulusan dari sebuah universitas musik. Guru ini sangat disiplin, berbakat, dan merupakan musisi yang sangat baik. Ia tidak pernah kehabisan ide dalam mengajar dan memotivasi muridnya. Ia berusaha mengenali siapa muridnya, potensi apa yang dimiliki muridnya, dan tidak pernah menyerah dalam membimbing murid ini. Arahan dari guru ini sangat jelas – apa yang harus dilatih dan bagaimana cara melatihnya, sehingga murid ini tahu apa ekspektasi yang diharapkan darinya. Guru ini hanya mengharapkan apa yang terbaik bagi muridnya dan berhasil meyakinkan serta memotivasi muridnya, bahwa muridnya mampu mencapai performa terbaiknya. Sehingga murid ini berlatih, dan terus berlatih dengan keras, dan berkembang dari waktu ke waktu. Jika ia melakukan kesalahan, ia tahu bahwa ia hanya harus berlatih dengan baik dan benar. Ia menikmati waktu-waktu dimana ia belajar, berkembang dalam setiap kelasnya, dan anak itu sangat mencintai musik. 

Nah, dari fenomena diatas, kita bisa melihat beberapa contoh dari berbagai macam karakter guru dan metode mengajarnya. Kalau kita boleh memilih guru yang mana yang akan kita pilih untuk mengajar, pasti kita akan memilih guru yang ketiga, bukan?  

Pertanyaannya, mengapa anak ini menjadi begitu terkoneksi dengan guru ini? 
Jawabannya, karena guru ini tidak hanya mengajarkan anak ini bermain piano, tetapi guru ini betul-betul mengajar anak ini sebagai seorang pribadi. Pada kenyataannya semua anak ingin maju dan berkembang. Ia tahu bahwa seseorang yang perduli terhadapnya, menginginkannya untuk berkembang. Guru ini memperlakukan anak ini sebagai seorang pribadi/individu, dan ia ada disana untuk membantu anak ini menjadi versi terbaiknya.  

Hal-hal apakah yang membuat seorang guru sukses dalam mendidik muridnya,
 selain jam terbang dan latar belakang pendidikannya?

 

HAVE ENDLESS PATIENCE & BE POSITIVE! 
Bagaimana mungkin seorang guru bisa mengajar muridnya, apabila setiap kali ia melihat muridnya, yang terlintas di benaknya adalah “murid ini payah, tidak bisa/sulit diajar, tidak berbakat, dan bermasalah!”? Ketika seorang guru melihat muridnya, ia seharusnya berpikir bahwa murid ini sangat menyukai musik, walau ia tidak tahu apapun, tetapi ia ingin sekali belajar. Oleh karena itu guru ingin membantunya sebisa mungkin untuk membuatnya mengerti apa itu musik, bahwa musik itu menyenangkan. Semua murid mempunyai kemampuan untuk belajar. Apabila murid tidak dapat mengerti apa yang kita ajarkan, sebaiknya kita menggunakan alternatif pendekatan belajar yang lain, yang lebih sesuai untuk kondisi murid. 

“Good or bad, however, once born we have to live with ourselves until the day we die. 
Instead of being defeated by misfortune, we have to make something good of our lives. 
There is no need to give up in discouragement; 

it’s possible for every person to improve himself. 
There’s no result without cause. 

Wrong education and upbringing produces ugly personalities, 
whereas a fine upbringing and good education will bring forth superior sense and feeling, 
as well as nobility and purity of mind.”
  
- Shinichi Suzuki “Nurtured by Love”-

 
MEMAHAMI DASAR PSIKOLOGI MENGAJAR DAN BELAJAR 
Setiap guru sebaiknya memahami tujuan mengajar, tanggung jawab mengajar, dan mengetahui metode mengajar. Bagaimana cara memotivasi anak, menemukan keseimbangan antara too easy & too hard, mengembangkan ruang belajar sehingga murid tertantang untuk berkembang, tetapi tidak membuat mereka kewalahan. That’s the art of pedagogy. Disinilah guru dituntut untuk berimprovisasi dan menciptakan situasi dimana murid bisa berhasil dalam arti belajar yang sesungguhnya, bukan hanya sekedar memainkan instrumen musik.



KENALI MURID ANDA! 
Salah satu esensi yang paling penting dalam mengajar adalah berelasi dengan murid. Hal ini akan menumbuhkan semangat dan motivasi mereka dalam belajar, serta membuat mereka lebih kooperatif dan aktif dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, karena mereka merasa nyaman dan percaya kepada kita. Bagaimana mungkin guru bisa mengajar tanpa tahu siapa yang akan diajar? Apalagi musik merupakan sesuatu hal yang sangat personal dan sangat berhubungan dengan ekspresi jiwa. Luangkan waktu untuk menyapanya dan menanyakan kabarnya sebelum memulai kelas! Kenali karakternya, perhatikan bahasa tubuh mereka, dengarkan komentar mereka, dan panggil mereka dengan nama mereka!

Banyak guru yang bahkan tidak bisa mengingat nama murid mereka, padahal ia sudah mengajar mereka bertahun-tahun. Alasannya karena muridnya banyak. Mengapa hal ini penting? Dengan memanggil namanya, murid akan merasa lebih dihargai sebagai seorang pribadi yang unik, sebagai seorang manusia. Artinya mereka eksis, keberadaannya penting bagi kita, sebagai guru kita tertarik untuk mendengarkan pendapatnya, pemikiran, dan ide-idenya. Disinilah letak sisi humanisme dari seorang pengajar musik.




SUCCESSFUL LEARNING 
Belajar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan. Namun belajar menjadi tidak ada nilainya, apabila ilmu/informasi yang didapat hanya terlupakan begitu saja. Informasi yang diterima oleh manusia membutuhkan proses dan masa inkubasi, supaya bisa dimengerti oleh kita sebagai fakta yang logis. Oleh karena itu jangan terlalu cepat untuk menguji murid kita. Tugas guru disini adalah membantu mereka dalam mengingat apa yang telah mereka pelajari. Jika Anda mengajar mereka dengan sedikit demi sedikit (many small steps rather than one big step), banyak pengulangan, pengertian konsep yang jelas, dan dengan cara yang menarik, pasti mereka akan mempelajarinya. 


“Tell me ... I forget. 
Show me ... I remember, 
Involve me ... I understand!”

Gunakan alat bantu seperti permainan, flash cards, dan warna-warni dalam menjelaskan hal yang konseptual! Buatlah situasi belajar menjadi menyenangkan, menarik, dan sesederhana mungkin untuk dimengerti! Mereka bahkan akan lupa bahwa mereka sedang belajar, karena belajar begitu menyenangkan bagi mereka. Apabila murid melakukan kesalahan karena ketidaktahuan mereka, berikanlah penjelasan dan informasi secara berulang kepada mereka (re-teach), sampai mereka mengerti konsepnya dan informasi itu tertanam.




MEMILIKI KEMAMPUAN MANAJEMEN KELAS 
Seorang guru yang baik mampu mengontrol kelasnya dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta rileks, dengan sedikit humor. Dimana murid tidak perlu takut untuk melakukan kesalahan, bisa menjadi diri mereka sendiri, tetapi di sisi yang lain murid juga harus belajar untuk bisa menghargai orang lain. Apabila ada murid yang bermasalah, suka mencari perhatian, atasilah dengan pendekatan one-to-one dan kata-kata yang positif. Suasana dan lingkungan belajar yang rileks akan memicu murid untuk belajar lebih fokus dan lebih berkonsentrasi. Namun demikian perlu ditekankan bahwa ada aturan main yang berlaku dalam kelas, sehingga mereka berlarian tidak terkontrol dan berteriak-teriak. Ada konsekuensi bagi murid yang tidak mengikuti aturan main, jelaskan dimana letak kesalahan mereka secara one-to-one, jangan permalukan mereka di depan umum, karena hal ini akan berakibat negatif dalam perkembangan kepribadian mereka, Mereka akan cenderung menutup diri, takut melakukan kesalahan, minder, dan menjadi tidak percaya diri.

Saturday, December 8, 2012

Grand Piano Printables

GRAND PIANO 
PRINTABLES

Some fun ideas for your music class...
To have some fun doesn't have to be expensive, right?
Just add some creativity, passion, love, and imagination!
Have fun, class!



TUTORIAL
1. Just click the title to download the pattern
2. Print the first page to the color paper
3. Print the second page to the white paper (for the keyboard)
4. Cut the pattern
5. Glue the keyboard to the piano shape
6. Fold the piano lid and glue the stick shape (to open the piano lid)
7. Decorate the piano lid with some stickers, glitters & sweets!

(Page 1)
Piano Valentine
 
(Page 2)
Piano Valentine
courtesy of:



Download the pattern by clicking the title paper piano above, 
cut out, fold it & tape in place! Nice, simple, and easy!
And ta-dah... you have your own cute grand paper piano! ^_^

 
courtesy of:

Teaching Triads with Snowman

TEACHING TRIADS 
WITH SNOWMAN


Hi, music teachers! 
Have a problem teaching triads and the inversion?
Here is some ideas for teaching triads with snowman for the Christmas!

 

 You could think the triads like the snowman. 
In root position, the triad (1st-3rd-5th) looks like a snowman with head, stomach & feet. 
Who knows, that the theory lesson wouldn't be so boring and complicated anymore.

Before your student learn the triads, 
make sure that they've already familiar with the concept of intervals!
(the 3rd: line-line or space-space & major/minor 3rd)

Here some worksheets for practicing the major and minor triads 
by filling in the missing note.

The major triad consists a major 3rd interval and minor 3rd interval. 
The bigger interval creates a positive and cheerful atmosphere.
So the snowman picture looks so happy, with big smile, and lots of snow.


 On the contrary, the minor triad snowman looks so gloomy. 
Because it consists a minor 3rd interval and major 3rd interval.
The smaller interval between the 1st and 3rd note creates a sad mood.
The sun is rising and the snowman begins to melt...

*Try to teach the basic concept with playing the intervals on the piano, 
so the students develop good ears to interpret and compare the intervals!

 
courtesy of: 


THE INVERSION

You could also teach the inversion of triads with the snowman puppet, like below here:



courtesy of:

Good luck and wish you have a nice holiday!

Friday, December 7, 2012

Christmas Gift & Decoration Ideas for Musician

CHRISTMAS 
GIFT & DECORATION IDEAS 
FOR MUSICIAN

Natal sudah di ambang pintu dan Anda masih belum menemukan ide
dekorasi, atau hadiah apakah yang cocok untuk kerabat musisi tercinta?
Jangan panik! Simak beberapa ide yang menarik ini! 

 1. Kertas Kado (vintage wrapping paper)
Nah, saatnya membereskan lemari buku Anda dan mengumpulkan kertas partitur musik Anda yang sudah tidak terpakai... Partitur yang sudah lama dapat digunakan sebagai kertas kado yang cantik lho! Warnanya yang agak pudar justru akan menambah kesan "vintage" pada kertas kado Anda. Tinggal diberi hiasan pita berwarna emas/merah, tambahkan sedikit dekorasi, berupa bel-bel kecil, daun cemara, atau pine cones menurut kreasi Anda sendiri untuk kesan Natal. So sweet...

 

2. Handmade decorations
Kertas partitur musik Anda juga bisa dimanfaatkan sebagai dekorasi ruangan yang unik. Anda bisa membuatnya bersama-sama dengan buah hati Anda, dengan begitu moment yang spesial ini dapat lebih menjadi lebih spesial dan tidak terlupakan bukan? Hiasan ini bisa diletakkan di depan pintu.

 
Bagaimana cara membuatnya?
Klik saja link tutorial di bawah ini:

3. Musical Snowman
Gunakan karton tebal sebagai dasar untuk menempel kertas partitur Anda, tambahkan sedikit glitter, dan beberapa detail lainnya. It turned out really cute!


4. Hiasan pohon natal (Christmas tree ornament)
Kertas partitur Anda juga dapat digunakan untuk membuat hiasan pohon natal berbentuk bintang, seperti di bawah ini. Anda hanya perlu mencetak pola (klik tulisan pola!), lalu memotong, dan melipatnya. Untuk menggantungnya, gunakan pelubang kertas, dan tambahkan tali/pita berwarna emas. Maka hiasan bintang Anda siap digantung di pohon natal Anda!

 
Tutorial:

5. Music Magnet

 
"Wow, grandma looks so cool with guitar, huh?"

6.  Music  Cufflinks


7. Cool Jazz & Music Notes Ice Tray

 

8. Musical Wine Glass

Turn your sips into a symphony!

 9. Mix Stick , Beat It Chopstick Set & Drum Stick Pencil

Mix Stick

Beat It Chopstick Set

Drum Stick Pencils
Keep writing and drum away to your heart,
whenever the moment takes you

 10. Musical Bookend