Showing posts with label profile. Show all posts
Showing posts with label profile. Show all posts

Tuesday, December 26, 2023

Nicholas Patrick Wiranata: Muda Nan Cemerlang | ARSM Achievement | Staccato, January 2024

NICHOLAS PATRICK WIRANATA
"MUDA NAN CEMERLANG"
LIPUTAN ARSM ACHIEVEMENT
Staccato, January 2024


Bagi sebagian orang, musik hanya hiburan semata. Bagi sebagian yang lain, musik adalah seni yang harus diapresiasi. Banyak pula yang menganggap bahwa musik adalah sarana mencurahkan perasaan apapun itu. Tak kurang banyaknya yang menganggap bahwa musik adalah asupan bathin. Melengkapi rona pendapat tersebut, sejatinya musik juga bersifat keilmuan. Musik adalah sains. Dan dengan demikian, musik sejatinya memiliki tatanan akademik yang setara dengan ilmu-ilmu yang lain termasuk ekonomi, hukum, dan kedokteran.


Dalam ranah keilmuan musik itulah, seorang Nicholas Patrick Wiranata, putra dari Bapak Wiranata Kemala Teng dan Ibu Evie Lukman, berhasil dengan gemilang menyelesaikan Program dan mendapat gelar DIPLOMA. Tak kepalang tanggung, Diploma yang Nick peroleh adalah Diploma dari ABRSM (Associated of The Royal School of Music), satu lembaga serifikasi Internasional dalam bidang musik yang paling bergengsi dan berkedudukan di UK Inggris. 

 


Nick memperoleh gelar Diplomanya dengan predikat DISTINCTION. Hebatnya lagi, Nick memposisikan diri sebagai salah satu dari sedikit orang muda di seluruh dunia, di bawah usia 15 tahun, yang mendapatkan Diploma musik Internasional. Namanya pun berhak diberi tituler ARSM (Asscociated of The Royal School of Music), gelar Diploma yang merupakan update dari gelar DipABRSM.

Thursday, November 3, 2022

Asah Asuh untuk Maestro Sejati | Liputan Seminar & Masterclass Maestro Music School, Semarang

“ASAH ASUH 
UNTUK MAESTRO SEJATI”
Liputan Seminar & Masterclass Maestro Music School, Semarang

Seminar guru dengan keynote speaker Ibu Jelia Megawati Heru, M.Mus.Edu

MAESTRO MUSIC SCHOOL adalah satu lembaga pendidikan musik di Semarang, Jawa Tengah. Keberadaannya terbilang belum lama. Meski demikian, MAESTRO MUSIC SCHOOL dapat dikatakan telah melakukan rangkaian upaya untuk memperjuangkan para siswanya agar mendapat pendidikan musik secara semestinya. 

 

Ada berbagai cabang pendidikan musik di sana, a.l. piano, keyboard, drums, gitar listrik, gitar akustik, gitarklasik, biola, dan vokal. Sertifikasi internasional pun hampir semuanya dijajaki oleh Maestro Music School. Mulai dari Metode Kawai Soundtree dari Kawai Music School Indonesia (KMSI), RSL Awards atau Rockschool dari UK, Inggris, dan ABRSM (Associated Board of Royal School of Music) dari UK, Inggris. Siswa-siswi nya pun tergolong cemerlang prestasinya untuk sebuah lembaga pendidikan musik yang belum lama eksis dan berada di kota Semarang yang amboi sepoi sepoi nan bersahaja saja.

Tuesday, September 6, 2022

Wednesday, September 8, 2021

Nicholas Patrick Wiranata: "Sang Bintang di Era Pandemi" | Liputan Staccato, September 2021

NICHOLAS PATRICK WIRANATA:
“SANG BINTANG DI ERA PANDEMI”
Liputan Staccato, September 2021


Ditengah carut marut dan masih tak menentunya Pandemi COVID-19, semua orang membutuhkan Enrichment atau pengayaan, agar dalam keterbatasan dan keterpurukan, dirinya masih dapat mereguk manfaat. Salah satunya tentu melalui jalur musik. Dan karena konser musik masih belum bisa total, maka ujian musik internasional lah pilihannya. Ujian musik Internasional, tentu secara online, dalam rupa video exam, menjadi cakrawala penerang di era pandemi. Jadi, bisa lulus ujian semacam itu merupakan anugerah Tuhan yang tak terperikan.

 

Itulah yang berhasil diraih oleh seorang Nicholas Patrick Wiranata yang baru berusia 11 tahun. Putra dari Bapak Wira Kemala Teng dan Ibu Evie Lukman. Baru-baru ini, Nicholas, biasa dipanggil Nick, menamatkan ujian Classical Piano RSL Awards dengan DISTINCTION. Sepanjang perjalanan musiknya, semua ujian piano yang ditempuh Nick, selalu mendapat hasil Distinction. 

Saturday, June 19, 2021

Featured by RSL Awards | RSL Center Spotlight: JELIA HERU | June 18, 2021

RSL Center Spotlight: 
JELIA HERU


Since pandemic, we're all struggling for survival. I am beyond blessed to have RSL that's been the first solution for their digital exam breakthrough. Thank you for featuring me in your website. YOU ROCK! To see the post, please click HERE

Tuesday, December 3, 2019

TIPE-TIPE PIANIS | by: Jelia Megawati Heru | Staccato, December 2019

“TIPE-TIPE PIANIS”
by: Jelia Megawati Heru
(Staccato, December 2019)


Mulai dari Clara Schumann, Martha Argerich, Mitsuko Uchida, sampai Khatia Buniatishvili, dunia dipenuhi dengan begitu banyak pianis yang luar biasa, dan jangan lupa – diantaranya pianis wanita yang menakjubkan dan karismatik. Di tangan mereka musik dengan motif yang paling sederhana, bisa memperoleh makna yang signifikan, artistik, dan inspiratif. Begitu banyak pianis, namun tidak semua pianis adalah pianis yang hebat. Simak beberapa tipe pianis berikut ini!

1. TRADITIONAL
Pianis yang hanya terikat oleh lembaran musik dan tidak dapat memainkan lagu apapun tanpa itu. Umumnya mereka memiliki kemampuan sight reading yang luar biasa. Mereka juga tekun, disiplin, dan memiliki teknik bermain yang sangat baik – akurat sesuai textbook. Tapi kelemahan pianis kategori ini adalah mereka tidak fleksibel dan tidak dapat memainkan lagu apapun tanpa lembaran musik di depannya.

2. PRODIGY
Pianis yang memiliki bakat alami yang luar biasa dan fenomal sejak lahir (gifted). Umumnya mereka bisa memainkan lagu secara sempurna hanya dengan satu kali dengar. Mereka mempunyai absolute hearing. Sesuatu yang tidak bisa diajarkan, tidak lazim, extraordinary, dan tidak bisa dilakukan oleh banyak orang, dibandingkan mereka sudah berlatih selama bertahun-tahun. Salah satu contoh pianis tipe ini adalah: Wolfgang Amadeus Mozart.

Monday, July 15, 2019

Andrea Putri Turk | Duta Prestasi Indonesia di Arena Musik Dunia (Staccato, August 2019)

ANDREA PUTRI TURK
DUTA PRESTASI INDONESIA DI ARENA MUSIK DUNIA
(Staccato, August 2019)

Bulan-bulan terakhir ini, jagat media menjadi gempar. Media Sosial ramai dengan sebuah postingan. Media mainstream seperti CNN INDONESIA, berbagai stasiun televisi mainstream seperti NET TV, TV ONE, dan Liputan6 gegap gempita. Tak terkecuali pula media televisi dalam skopa lokal. Topiknya adalah: seorang remaja Putri Indonesia, berhasil menjuarai lomba cipta lagu tingkat dunia di London, Inggris. 

Sosok remaja tersebut adalah Andrea Putri Turk. Perjuangannya hingga mengharumkan nama Indonesia, patut ditorehkan sebagai sebuah inspirasi sekaligus motivasi. Bagi siapa saja, terutama bagi pencinta musik yang bukan hanya sekedar suka musik. Bahwa musik, perjuangan dan prestasinya, dapat bermuara pada harga diri dan kebanggaan bangsa dan negara.

ANDREA TURK - Winner of Young Songwriter Competition 2019
for International Category in UK, with her original "Who We Are"

SOSOK ANDREA TURK
Nama lengkapnya adalah Andrea Putri Turk. Ia adalah putri sulung dari keluarga dr. Dario Turk, SpOG. Seorang dokter gynecologist berdarah Kroasia. Dr. Dario sangat mencintai Indonesia. Itulah mengapa, sejak kecil, Andrea dibiasakan untuk bermusik. Karena salah satu wujud cinta dan bakti pada negara, dapat tersalurkan melalui seni musik. 

Keluarga Andrea sangat mendukung upaya dalam menggeluti musik. Hampir semua guru, instruktur yang terbaik di tanah air, pernah menjadi gurunya. Tak kurang, kursus dan masterclass sampai ke beberapa negara pun dijalaninya, seperti: Summer Course di Berklee College of Music (2016), NYU Steinhardt (2018), dan NYU Tisch Clive Davis Institute of Recorded Music (2018). Perjuangan tersebut masih ditambah dengan mengikuti berbagai ajang lomba, festival dari mulai yang kelas abal-abal sampai event yang paling bergengsi.



ANDREA TURK "WHO WE ARE"

Wednesday, June 5, 2019

VIVID IMAGERY | Kelvin Andreas' New Album

“CITRA BENING”
VIVID IMAGERY 
Kelvin Andreas' New Album

KELVIN ANDREAS, drummer & composer
(foto: kremolens)

Sebuah citra, semestinya terbebas dari segala cacat cela. Sebuah citra semestinya jernih, bening dengan makna nyaris tak berbatas. Sebuah citra kadang lugas membahasakan dirinya. Itulah yang diusung oleh Kelvin Andreas. Seorang Drummer dan Composer lulusan Berklee, Boston, USA, dalam album perdana nya “VIVID IMAGERY”. Album ini dirilis dan di launching pada April 2019. Judul Album menyiratkan makna sebuah Citra yang VIVID. Bening, tegas, lugas, nyaris telanjang dan apa adanya. Cover Album dikerjakan oleh Meilissa Johana dalam sebuah sketsa dengan guratan kuat menyirat makna.


Dapat dikatakan, Kelvin Andreas sangat serius menggarap album perdananya. Musisi yang digandengnya berasal dari latar belakang kultur yang beragam. Nathan See pada Alto Sax, Takeru Saito pada Piano, Ioseb ‘Soso’ Gelovani pada Bass, dan Kelvin Andreas sendiri pada Drums.

Tuesday, March 3, 2015

PROFILE OF YOSEPH SITOMPUL & HIS ALBUM "MENUNGGUMU" (2014)

PROFILE OF YOSEPH SITOMPUL

Source: MostlyJazzJKT

Yoseph Sitompul learned Electone organ at the age of 6 in a wide variety of music courses (JVC, Kawai and Yamaha). At the age of 9, he has started playing music in church in genres Pop, Rock, R 'n B, and Gospel. He worked as an architect after graduating from Parahyangan Architecture Bandung in 2003.

Four years later (2007) after worked as an architect, he decided to pursue his passion in music especially in Jazz. He studied at Institut Musik Daya Indonesia (IMDI) for two years. He got his first classical piano lessons at IMDI with Jelia Megawati Heru. ​​He participated in a lot of workshops, especially Porch Jazz at the GoetheHaus.

Wednesday, October 1, 2014

Classical Music Concert: "ACHTUNG! OLIVER KERN bringt Beethoven nach Jakarta", 26th October 2014 @ TIM, Jakarta

CLASSICAL MUSIC CONCERT


ACHTUNG!
OLIVER KERN
 bringt Beethoven nach Jakarta

PROGRAM
LUDWIG VAN BEETHOVEN
Piano Concerto No.3, Op. 37, in C minor
Choral Fantasy Op. 80, in C minor
with Gloriamus Philharmonia, Gloria Del Cantores & Jakarta Festival Chorus

VENUE
Teater Besar Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM)
THE JAKARTA ARTS CENTRE
Jln. Cikini Raya No. 73 – Jakarta Pusat
Sunday, 26thOctober 2014 - 7 PM

TICKET:
Gold – Rp 500.000
Silver – Rp 300.000
Bronze – Rp 100.000

Further Information & Ticket Box:
Michael – 0818288006

Friday, August 29, 2014

Margie Segers "The Lady of Jazz"

MARGIE SEGERS


PROFILE OF MARGIE SEGERS

Ask any Jazz musician in Indonesia about the history of Jazz in their country and the name Margie Segers will surely come into the conversation. Widely acknowledged as the songstress who started the Indonesian Jazz trend during the '70s.

Those with an ear for Jazz have compared Segers with Eva Cassidy and Dinah Washington. That being said, Segers is actually in a league of her own. Her original compositions and interpretations of familiar Pop songs or dynamic Jazz tunes has enraptured Jazz lovers across generations.

"SEMUA BISA BILANG"
(Tribute to Jack Lesmana)

Wednesday, August 27, 2014

Chaka Priambudi "Lantun Orchestra" (2014)

CHAKA PRIAMBUDI
"LANTUN ORCHESTRA"


PROFILE OF CHAKA PRIAMBUDI

Chaka Priambudi Wicaksono is a Double Bass player from Jakarta, Indonesia. He studied music at Institute Music Daya Indonesia from 2006-2010, majoring in double bass with Donny Sundjoyo and Piano as a minor instrument with Jelia Megawati Heru.

Currently Chaka is emerging as the current generation of young bassist potential. He began to frequently appear everywhere, supports many musicians and bands. Among others, he appeared with Robert MR, ranging from the guitarist's solo album, Gratitude, in 2012 he also supports group Monica Tahalea & The Nightingales, from the album Songs of Praise in 2013.

Tuesday, August 26, 2014

Julian Abraham Marantika "The Beginning of an End" (2014)

 JULIAN ABRAHAM MARANTIKA
"THE BEGINNING OF AN END"


PROFILE OF JULIAN ABRAHAM MARANTIKA

Julian Abraham Marantika, or Joy started by learning classical piano when he was 14 years old by studied from Getih Indra Sunaryo, but then got his encounter with Jazz when he learned it from Benny Likumahuwa for Music Theory and Saxophone. He then took his number one Jazz Piano lesson from Riza Arshad and Krishna Balagita.

In 2004 he enrolled to the Institut Musik Daya Degree program under Tjut Nyak Deviana Daudsjah, Ivonne Atmojo, Aksan Sjuman, Masako Hamamura, Mark Isaac, and Jelia Megawati Heru. Julian graduated in 2007 holding Bachelor of Music in Performance.

Wednesday, July 17, 2013

Friendly Video Guide to Famous Classical Composer

FRIENDLY VIDEO GUIDE 
to FAMOUS CLASSICAL COMPOSER
MOZART, BEETHOVEN, CHOPIN, BACH, BRAHMS, TCHAIKOVSKY & VERDI


Do you love Classical Music and don't know where to start?
 
At last, there's some short video and friendly one for the non-classical music lovers, 
that shows some facts about the famous classical composer of all time.
Thanks to Classic FM! 

Beethoven

Tchaikovsky

for watching more, please visit Classic FM!

There's also some visual facts and pictures facts 
about the history of the composer in the timeline, according the era.
Really great website and helpful to appreciate Classical Music more...

Here's some interesting articles:

Saturday, March 2, 2013

Profile Performer "Disney Pianolicious"

PROFILE PERFORMERS
"DISNEY PIANOLICIOUS"


JELIA MEGAWATI HERU
music educator, lecturer, pianist, and writer
to see profile, please click HERE


MICHAEL GUNADI WIDJAJA
composer, writer, and music worker

Begin to recognize the piano at age 5 through the guidance of his mother, Marta Suryani Tanjung. At the age 9 started to learn the classical guitar. His passion of music makes him learn music theory, compositorical study, contrapuntal and orchestration under guidance of Slamet Abdul Sjukur. Studied Jazz, Jazz orchestration and improvisation technique under guidance of Jack Lesmana. He gets scholarship in Perth Conservatory, Australia (1989 – 1991) to study New Music and contemporary music landscape with Prof. Dr. Heinz Holliger and attends masterclass of John Williams.

Michael Gunadi Widjaja represents Indonesia at The Asian Composer League in New Zealand for his composition “Processual Procession” for chamber orchestra and gamelan orchestra (1999) and in Manila, Philippines “Reb” for guitar and chamber orchestra (2002). He makes a collaboration CD of mixed culture dialogue between Music and poem featuring Sosiawan Leak, Indonesian poem writer. The CD is collected by deutsche indonesische Gesellschaft Berlin, Germany (2011).

He composes the choreographical music for Dance Department of ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta for 5 years (1997-2002), composes music documentaries especially for local government projects. Establish The Shining Star Enrichment Center - the one and only music learning centre in Tegal, Central Java.

In 2004 – 2012 he was the head of music department in City Art Council of Tegal. 
In 2008 – 2012 he was also a member of Performance Department in Province Art Council of Central Java. 

Currently he is the chairman of creativity, music, traditional art and art development in City Art Council of Tegal. Since 1998 until now, he still becomes one of the contributor and writer in AUDIOPRO magazine. Since this year becomes one of the writer of STACCATO music magazine for Jazz rubric and share his musical ideas through his blog: www.imajiner07.blogspot.com