Bagi pembaca Staccato, nama Nicholas Patrick Wiranata, tentu sudah tidak asing. Nick berkali-kali mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang Kompetisi Piano Internasional. Beberapa kali melakukan debut konser internasional dengan sukses dalam ajang Chopin Avenue di Polandia dan 1st Prize for category 13-15 y.o Piano Solo dalam Final round & Final Top Winner Recital of Wien International Young Musicians Music Competition (W-IYMMC) pada Juli 2025 di Wina, Austria. Profil nya pun beberapa kali ditampilkan majalah Staccato, tentu sebagai inspirasi bagi para siswa piano di tanah air.
Pada akhir tahun 2023, seorang Nicholas Patrick Wiranata berhasil meraih gelar Associate of the Royal Schools of Music (ARSM) for Music Performance in Piano dengan predikat Distinction. Pada awal tahun 2026, Nicholas berhasil meraih gelar Licenciate of the Royal Schools of Music (LRSM) for Music Performance in Piano dari Associated Board of The Royal Schools of Music (ABRSM), London, Inggris. LRSM merupakan sebuah gelar akademik yang bergengsi di dunia musik. Sebuah kualifikasi diploma musik tingkat tinggi (Level 6) dari ABRSM yang setara dengan studi pascasarjana (Bachelor), dimana musisi ditantang untuk menunjukkan keahlian teknis dan musikalitas yang tinggi dalam bidang musik pertunjukan atau pengajaran musik.
LRSM memang bukan gelar kesarjanaan pendidikan formal, namun karena diberikan oleh ABRSM, satu lembaga yang sudah berdiri ratusan tahun dan resmi dinaungi Kerajaan dan Pemerintah Inggris, LRSM menjadi satu kebanggaan dan parameter keberhasilan akademik dalam jenjang pendidikan musik piano. Untuk diketahui, dan ini penting, pemegang LRSM di Eropa, termasuk di Jerman dan Austria, dapat menjadi kurator, yang menentukan layak tidaknya seseorang untuk tampil konser di gedung konser resmi.
Staccato juga sempat menanyakan apa resepnya sampai berhasil menuntaskan babak akademik satu pendidikan musik piano? Secara Nick ini menuntaskan Grade 8 bukan melalui jalur ABRSM. Dia alumni produknya Rockschool atau RSL Awards. Jadi tidak usah ragu bilang Rockschool itu tidak klasik lah, ini lah, itulah, karena Rockschool juga ada Classical Piano, Contemporary Piano, dan Keys (Keyboard). Nick selalu langganan Distinction dan meraih Rockstar Awards di Rockschool, bahkan di beberapa grade dia mendapatkan hampir perfect score, tanpa cela. Hal ini juga menunjukkan bahwa musik adalah musik dan tidak perlu dikotak-kotakkan. Resepnya bukan sulap, bukan sihir, bukan instan, tetapi practice, kerja keras, disiplin, konsisten, memiliki mentor yang tepat, dan orang tua yang supportif.
Keberhasilan Nicholas Patrick Wiranata adalah satu bukti bahwa pendidikan musik piano bukanlah sekedar menekan tuts, dan bukan sekedar “hobi” yang terarah. Musik Piano adalah sebuah ranah akademik, dimana salah satu keberhasilannya ditentukan oleh keharmonisan educational trigonal antara siswa, guru, dan orang tua. Kita menantikan kiprah selanjutnya dari Nick untuk lebih menyemarakkan dan membawa musik seni tanah air pada marwah yang terhormat. Selamat dan sukses untuk Nicholas!





