Pages

Tuesday, January 31, 2012

10 Alasan Pentingnya Pendidikan Musik Bagi Anak

10 ALASAN PENTINGNYA 
PENDIDIKAN MUSIK BAGI ANAK 


 

  • Korelasi yang pasti antara naiknya nilai tes matematika dan lamanya waktu yang diinvestasikan di kelas pendidikan seni pada siswa SD yang terdaftar dalam program yang berbasis seni. "Arts Exposure and Class Performance," Phi Delta Kappan, October, 1998.
    • Siswa yang mempelajari musik mampu melakukan ritme yang kompleks, mampu membuat koreksi lebih cepat, serta akurat dalam berbagai kondisi akademik dan fisik lainnya. Center for Timing, Coordination, and Motor Skills, 2000.
      • Siswa yang mempelajari musik mencapai nilai tes yang lebih tinggi, dibandingkan siswa yang tidak mempelajari musik - tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi. Dr James Catterall, UCLA. 
        • Siswa yang mendapatkan instruksi musik harian di sekolah umum memperoleh nilai yang lebih tinggi dalam tes kreativitas daripada siswa yang tidak menerima instruksi musik. K.L. Wolff, The Effects of General Music Education on the Academic Achievement, Perceptual-Motor Development, Creative Thinking, and School Attendance of First-Grade Children, 1992.   
          • Sebuah studi meneliti apa pengaruh/efek seorang guru musik bagi siswa Afrika-Amerika. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa 36% siswa minoritas menganggap guru musik sekolahnya sebagai figur/panutan (role models), dibandingkan dengan 28% untuk guru bahasa Inggris, 11% untuk guru sekolah dasar, dan 7% untuk guru olahraga. "Music Teachers as Role Models for African-American Students," Journal of Research in Music Education, 1993.  
            • Siswa yang mendapatkan pendidikan dengan kurikulum berbasis seni mempunyai persepsi yang lebih baik tentang kemampuan/prestasi akademisnya (personal achievement) Pamela Aschbacher and Joan Herman, The Humanitas Program Evaluation, 1991. 
              • Peningkatan nilai keterampilan membaca yang signifikan pada siswa SD yang menerima pelatihan musik selama 6 bulan. Sheila Douglas and Peter Willatts, Journal of Research in Reading, 1994. 
                • Siswa yang memiliki keterampilan ritmik memiliki kecenderungan untuk merencanakan, mengatur, dan mengkoordinasikan kegiatan, sikap, tindakan yang lebih baik serta terperinci dalam kehidupan pribadi mereka (personal lives arrangement
                  "Cassily Column", TCAMS Professional Resource Center, 2000.
                  • Pada sebuah penelitian pada mahasiswa di Universitas Columbia, disimpulkan bahwa mahasiswa yang terdaftar dalam kelas berbasis seni mempunyai sikap yang lebih kooperatif dengan para guru dan teman sebayanya, lebih percaya diri, dan lebih mampu mengekspresikan ide-ide mereka - terlepas dari status/tingkat sosial ekonomi mereka. The Arts Education Partnership, 1999.

                  • Dalam sebuah penelitian di majalah Newsweek, para ahli menunjukkan bahwa tahun-tahun awal perkembangan neuron otak pada anak-anak merupakan peluang yang terbaik untuk mencapai potensi mereka secara optimal. Pendidikan musik sejak dini akan memberikan pengalaman yang mereka butuhkan untuk mencapai potensi terbaik mereka di masa yang akan datang untuk menjadi individu yang berkualitas.  Newsweek Magazine


                          *Sumber: 
                          http://makingmusicfun.net/htm/f_mmf_music_library/ten-reasons-kids-benefit-from-music-instruction.htm
                           

                          Monday, January 23, 2012

                          Correlation Between Music & Other Subjects at Public School

                          CORRELATION
                          Between Music & Other Subjects 
                          at Public School 
                          by: Jelia Megawati Heru



                          Korelasi, di dalam konteks ini merupakan hubungan mutualisme antara satu area mata pelajaran/subjek satu dengan yang lainnya. Salah satu alasan adanya eksistensi dari musik di dalam berbagai kurikulum sekolah, adalah karena unsur-unsur dari musik itu sendiri (ritmik, tension/resolution, rise/fall, dinamik, dll) serta penggunaannya yang efektif dalam korelasi semua subjek/mata pelajaran – seperti: seni, tarian, bahasa, matematika, dan ilmu sosial. 
                           

                          Anak akan mendapatkan pengalaman yang sangat bervariasi di dalam bermusik – mulai dari pemahaman dan penggunaan dari bahasa, mengilustrasikan pikiran dan emosi mereka melalui media seni (menggambar, melukis, membuat model seperti lego, menyanyi). Aspek pembelajaran dalam bermusik yang diperoleh anak sejak usia dini di rumah, sangat dibutuhkan di dalam pembelajaran bidang yang lain dan diasah melalui pendidikan musik. Ketika seorang anak belajar untuk mentranslasikan apa yang mereka dengar, lihat dan rasakan melalui indera mereka menjadi pengetahuan (knowledge) dan kemampuan (skill), maka anak akan dapat jauh lebih mudah untuk menyelesaikan masalah di berbagai situasi. 


                          Sejak musik menjadi bahasa yang universal, maka musik juga mempunyai keunggulan untuk berintegrasi dengan ilmu/bidang yang berhubungan dengan humanitas, antara lain: drama musik, agama, studi sosial – yang memungkinkan murid untuk mempelajari hubungan di berbagai area dan aktivitas manusia. Di dalam realita kehidupan dibutuhkan tidak hanya satu bidang saja untuk bertahan hidup; hal yang sama pula terjadi di dalam cara kerja otak manusia – tidak ada satu bagian otak saja yang bekerja untuk satu bidang, baik itu sosial, science maupun matematika, karena pengetahuan (knowledge) dan perilaku manusia (human behavior) tidak dapat terpisahkan. 



                          Oleh karena itu kegiatan dan pengalaman pembelajaran di dalam kelas, khususnya sekolah dasar, tidak terbagi-bagi hanya di bidang tertentu saja, tetapi juga dapat diintegrasikan dari beberapa bidang sekaligus, sehingga pembelajaran akan menjadi semakin efektif, signifikan dan realistis (mengacu ke kehidupan sehari-hari). Selain itu ada satu unsur yang tidak boleh terlupakan dalam musik, yang sangat penting dalam pembelajaran dan tidak bisa ditawarkan oleh bidang yang lain, yaitu: FUN!

                           

                          Berikut ini adalah beberapa korelasi antara musik dan subjek/bidang/mata pelajaran lain di dalam kurikulum sekolah dasar:

                          No
                          MUSIK
                          BIDANG LAIN
                          1.
                          Karakteristik dari unsur-unsur musik
                          seperti: nada, keras/lembutnya nada (dinamik), pitch, durasi, timbre (warna suara), dll.
                          SCIENCE
                          Karakteristik dari gelombang udara, suara, getaran/vibrasi (frekuensi), amplitudo
                          2.
                          Relasi antara nada dan ritmik
                          seperti:cepat/lambat, pulse/metres
                          MATEMATIKA
                          Angka dari nilai not: setengah, seperempat, interval
                          3.
                          Asal dan kultur berbagai musik
                          seperti: alam, ciri khas dan budaya
                          STUDI ILMU SOSIAL
                          Budaya, cara hidup masyarakat dari berbagai kultur dan negara
                          4.
                          Mengekspresikan ide
                          melalui kombinasi timbre (warna suara), nada, dan durasi
                          VISUAL ART
                          Mengekspresikan ide melalui kombinasi garis, bentuk, dan warna
                          5.
                          Mengembangkan kemampuan menggerakkan bagian tubuh tertentu secara eksak
                          seperti:keseimbangan (balance), merasakan ketukan (steady/unsteady beats), ritmik, teknik jari
                          PHYSICAL EDUCATION (PE)
                          Mengembangkan gerak tubuh dasar (fundamental)

                          seperti: berjalan, berlari, melompat (hopping), skipping
                          6.
                          Melatih kepekaan pendengaran (ear training) dan kemampuan membaca simbol

                          seperti: membedakan berbagai jenis dan tinggi rendah nada, timbre (warna suara), format ritmik dan visual dalam membaca simbol notasi balok
                          READING
                          Mengembangkan kemampuan untuk membedakan huruf vokal dan konsonan, berbagai suku kata dan kemampuan visual dalam membaca & bernyanyi

                          Saturday, January 21, 2012

                          The Importance of Music Education at Public School

                          THE IMPORTANCE of MUSIC EDUCATION 
                          at PUBLIC SCHOOL
                          by: Jelia Megawati Heru


                          Musik merupakan salah satu kontribusi seni yang paling penting dalam sejarah perkembangan manusia dan merupakan multi-disiplin ilmu yang melibatkan seluruh koordinasi fisik-mental manusia. Contoh yang paling sederhana adalah menyanyi. Dalam menyanyi terjadi koordinasi antara tubuh serta pikiran yang melibatkan berbagai indera, pengaktifan persepsi motorik-sensorik-kinetik, fungsi kerja otak kanan-kiri (yang berhubungan dengan linguistik dan logika-matematika) untuk menghasilkan respon bernafas yang baik, kontrol nada, pembacaan teks dalam bahasa asing, sistem notasi balok, dan intepretasi musik.


                          Bukan hal yang baru lagi, bahwa musik mempunyai korelasi yang sangat erat dengan berbagai bidang ilmu, seperti: astronomi, matematika, filosofi, religi, berbagai bidang seni lainnya (seni literatur, seni lukis, seni rupa, seni teater, seni tari), dan sejarah (sosial, politik, budaya, kultur, humanisme). Oleh karena itu tidaklah mengherankan apabila musik disebut-sebut sebagai ilmu jagad, bahkan Art-Science of God

                          Walau musik bisa sangat matematis dan eksak, musik juga dapat menciptakan emosi, menggerakkan perasaan seseorang sebagai seorang manusia. Karena itu musik merupakan media yang ideal dan sangat menyenangkan dalam menemukan jati diri, mengeksplorasi kemampuan seseorang, dan mengekspresikan diri (self-expression) - yang bisa mewakili essensi, hasrat terdalam manusia, yang tidak terungkapkan secara verbal; seperti: harapan, setia, percaya, pengagungan/devosi, bahagia, kepuasan, dan cinta. Sehingga tidaklah heran, apabila musik menjadi salah satu kebutuhan penting yang tidak terpisahkan dalam hidup manusia.
                           
                             

                          Pendidikan musik dapat dilakukan secara individual maupun dalam konteks komunitas dengan waktu belajar sepanjang hidupnya (LIFE-LONG LEARNING PROCESS).  Studi musik bisa menjadi salah satu langkah yang paling berharga dalam pendidikan anak Anda, karena pendidikan seni yang berkualitas dapat menumbuhkan apresiasi, memberikan nilai tambah & arti dalam hidup seseorang. Oleh karena itu integrasi pelatihan musik ke dalam pendidikan sekolah umum sejak dini dan berkesinambungan (mulai dari pra-sekolah hingga dewasa) dipertimbangkan sebagai aspek fundamental yang penting bagi perkembangan kemampuan/keterampilan, karakter, sikap, dan kultur manusia.

                          Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik dapat meningkatkan sekaligus memperkaya perkembangan otak anak (terutama bagi anak di bawah usia tiga tahun) dan memperkaya kemampuan spasial otak (kemampuan memahami konstruksi obyek dua dan tiga dimensi), dan penalaran. Penguasaan kemampuan ini sangat krusial dalam bidang ilmu matematika, teknik sipil, dan ilmu pasti lainnya (science).


                          EFEK PENDIDIKAN MUSIK YANG BERKUALITAS
                           

                           

                          1. Pencapaian prestasi akademik

                          Pembelajaran musik sejak dini dapat meningkatkan kemampuan fundamental belajar di berbagai bidang, seperti:
                          • Mengaktifkan kinerja otak kanan & kiri dan meningkatkan kemampuan berpikir (daya ingat & konsentrasi) seseorang, seperti: kemampuan spasial dan penalaran dalam memvisualisasikan ruang dan waktu. Hal ini merupakan salah satu kemampuan penting yang dibutuhkan dalam mengatasi permasalahan pada bidang matematika dan teknik sipil (fractions & proportions).  
                          • melatih kemampuan fleksibilitas mental untuk berpikir selangkah di depan, mengorganisasi, mengolah informasi, dan mengerjakan beberapa tugas sekaligus dalam waktu yang bersamaan (multi-tasking). 
                          • Musik merupakan bahasa universal. Di dalam musik, seseorang akan belajar untuk mengekspresikan pemikirannya melalui nada (pitch), warna nada (timbre), dan tempo tanpa bantuan kata-kata dan kalimat. Bagaimana pemikiran/ide musik ini dituangkan dalam tindakan memainkan alat musik akan melatih anak untuk berpikir secara abstrak. 
                          • mengasah berbagai kemampuan intelligensi/kecerdasan (multiple intelligence), seperti: kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ)
                          • kemampuan belajar secara kognitif (cognitive learning & reasoning)
                          • meningkakan kemampuan berbahasa dan membaca (language)
                          • melatih kemampuan otot motorik halus anak (fine motor skills) 


                          2. Perkembangan kehidupan sosial yang sehat (good social skills)

                          Musik dapat membentuk dan mengasah karakter anak. Anak yang mempelajari musik memiliki perkembangan kepribadian (personality) yang jauh lebih baik dibandingkan dengan anak seusia mereka yang tidak bermain musik - jauh lebih percaya diri dan punya keyakinan terhadap diri mereka sendiri (self-esteem). Bermain musik secara berkelompok/grup seperti ensembel, koor, band, marching band, vocal group akan menstimulasi anak untuk melatih kemampuan dalam bersosialisasi melalui media musik.
                          • Musisi berlatih dalam rangka untuk menguasai sebuah karya musik. Dalam berlatih terdapat unsur-unsur yang merupakan pelatihan yang sangat baik untuk perkembangan karakter anak di masa yang akan datang, seperti: disiplin, bertanggung jawab, percaya diri (self-confidence), team work, dan mengevaluasi diri sendiri (introspeksi/self-evaluation). 
                          • Saat murid mulai mengkomposisi dan berimprovisasi, mereka belajar untuk mempertimbangkan pilihan-pilihan yang ada dan dituntut untuk membuat keputusan yang cepat (problem-solving & decision making). 
                          • meningkatkan pertumbuhan emosional, imajinasi, dan kreativitas

                          3. Persiapan dalam lingkungan bekerja di abad ke-21 & kehidupan yang berkualitas 

                          The US House of Representatives dalam resolusi tahunan-nya menyatakan pentingnya pendidikan musik untuk semua anak di sekolah-sekolah Amerika. Berikut ini merupakan satu dokumen penting yang mencatat manfaat dan pentingnya sekolah berbasis pendidikan musik.
                          “In today’s climate of high-stakes testing, it’s important to recognize that skills learned through studying music translate to skills that help students succeed in life. Music education aids critical thinking and more. I believe it imperative that we recognize its importance in the lives of our children and strive to make school-based music education available to all of America’s youth.”

                          Belajar dan bermain musik dapat membangun karakter individu yang lebih baik dan berkualitas. Semua keahlian dan sikap mental seperti disiplin, kemampuan menganalisa, berpikir kritis, komunikatif, problem-solving, team-work, kooperatif, dan kreatif - merupakan aspek krusial yang dibutuhkan dalam lingkungan bekerja di abad ke-21 ini.

                          Seringkali program musik dianggap hanya sebagai kegiatan ekstrakurikuler sekolah, yang nilai serta pendanaan-nya selalu dipertanyakan dan diperdebatkan. Padahal manfaat dan peluang anak yang mengenyam kurikulum yang berintegrasi dengan program musik jauh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan.

                          Dengan mempelajari dan memainkan musik, berarti kita telah membuka peluang yang lebih baik bagi generasi selanjutnya untuk menuju sukses. Oleh karena itu mempelajari musik hendaklah dipandang sebagai suatu kesempatan dan pengalaman berharga di dalam hidup seseorang. Dan alangkah baiknya jika semua anak memiliki kesempatan untuk belajar dan tumbuh dalam lingkungan seni (musik termasuk di dalamnya) sejak dini dan musik bersama-sama dengan ilmu seni yang lain menjadi salah satu kurikulum yang berintegrasi dengan bidang ilmu lainnya di sekolah umum.

                          Monday, January 2, 2012

                          Golden Fingers Venue on BEAT Magazine

                          Golden Fingers Venue 
                          on the BEAT MAGAZINE (Page 50-51)
                          Bali & Jakarta's Biweekly Entertainment Gig Guide
                          posted: November 12th, 2011

                          Bali & Jakarta's Biweekly Entertainment Gig Guide




                          Read it online:

                          Classical Music
                          "In The Mood of Strings"

                          Has comes into your mind when the word strings comes up? Most people would immediately associate it with violin. However, strings in classical music can also be implemented for other instruments such as piano or a guitar that uses strings as it main part.


                          Both the piano and guitar are pretty much intimate instruments that work fantastically for solo, group ensemble or orchestra. But not many know that the piano alone or a bunch of guitars can be an ensemble of its own and entertain us with a rich range of melodies. A piano that is played by two people, three people or even four people could actually give you less monotone and a more interactive performance to watch. This is the essence that Jelia Megawati Heru has captured and is about to implement in her upcoming performance: “Golden Fingers Piano Ensembles” next November 19th at Istituto Italiano, Jakarta.


                          Jelia Megawati Heru is a music educator who graduated from Fachhochschule Osnabrueck Konservatorium Institut fuer Musikpadagogik and majored in classical piano in Germany. She created this upcoming concert that will showcase not only the students, but also the young teachers that belong to her music program. Jelia believes that the piano ensemble is not only about playing piano together, but it is an actual effort to liven up the music.


                          About 19 compositions from solo pieces to pieces for two pianos (eight hands) are chosen, featuring the fun fast tempo Leroy Anderson’s “The Typewriter” (for one piano – four hands), Tchaikovsky’s beloved “Sleeping Beauty Waltz” (for two pianos – eight hands) to Astor Piazzolla’s sensual “Libertango” (for two pianos) among others. With 14 talented pianists lining up for this event, we believe that these two-hour long concerts would be very dynamic to watch.

                          It seems that this November, Jakarta has more to offer than just rain and traffic, after all…